Darurat Corona, Pendapatan RPH Kota Kendari Mengalami Penurunan

  • Whatsapp

Kendari.Sultrademo.co – Mewabahnya covid -19 menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan ekonomi masyarakat kota Kendari. Hal ini juga dirasakan oleh Rroduktifitas Rumah Pemotongan (RPH) kota Kendari.

Jika sebelumnya RPH bisa memotong puluhan ekor sapi, namun sejak kota Ke dari dinyatakan Darurat Corona,RPH kini hanya bisa memotong beberapa ekor sapi saja.

Bacaan Lainnya

Kepala RPH Kendari, R.M. Romy Yulianto menjelaskan sebelumnya RPH memotong sapi hingga 21 ekor perhari, namun saat ini pihaknya maksimal melakukan pemotongan hanya berkisar lima ekor sapi perharinya.

“Sekarang menurun diangka 30-40%, padahal stok yang tersedia di RPH cukup banyak sekitar 46-57 ekor sapi”, terang Romi saat memberikan penjelasan via telpon kepada media.(Jumat,27/03/2020).

Jumlah ini menurun akibat adanya imbauan pemerintah kota Kendari Darurat corona dan meminta warga untuk tetap tinggal di rumah. Hal ini menyebabkan kurangnya pembeli akan kebutuhan daging sapi.

“Sejak ada imbauan pemerintah ubtuk tidak keluar rumah, pembeli kurang dan belanjanya pun secukupnya. Jadi penjual tidak memotong banyak sebab mereka tidak mau menanggung resiko kerugian”, tambahnya.

Tidak hanya itu, kata dia (Romy), distribusi daging ke pelanggan berbasis warung makan yang memakai daging sapi sebagai sajian juga menurun drastis karena banyak warung makan yang tutup.

“Pelanggan tetap sekarang pada tutup yakni penjual coto, bakso, olahan daging dan lain sebagainya,” terang Romy.

Dengan kurangnya aktifitas produksi di RPH, Romy menyebutkan bahwa pihaknya justru memanfaatkan waktu luang tersebut untuk melakukan perawatan dan pembersihan di RPH tersebut.

 

Pos terkait