Dianiaya Tetangga, Warga Mubar Tewas Terkena Sabetan Parang

  • Whatsapp

Jum’at, 04 Agustus 2017

Mubar, SultraDemoNews – Baru-baru ini, Seorang Pria asal Desa Wandoke Kecamatan Tikep Kabupaten Muna Barat (Mubar) tewas dianiaya tetangga sendiri, Kamis pagi (3/8/2017).

Bacaan Lainnya

Insiden penganiayaan tersebut bermula ketika korban atas nama La Faala (55) sedang berada di dalam rumahnya bersama anak dan kedua teman anaknya sedang tidur sesaat sebelum peristiwa terjadi.

Tidak diketahui motif dan penyebab terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh La Ode Tarisi (35). Namun menurut keterangan Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan bahwa saat kejadian, anak dari korban penganiayaan sempat terbangun seketika mendengar teriakan ayahnya dan beranjak membantunya.

“Pada hari Kamis tanggal 03 Agustus 2017 sekitar pukul 06.30 wita saat itu
anak korban sementara tidur bersama temannya Askar Delahoya dan Risman,
Tiba – tiba anak korban atas nama La Fandi terbangun kerena mendengar  suara teriakan dan melihat La Ode Tarisi sedang memukuli ayahnya, kemudian La Fandi langsung menendang pelaku dan saat itu juga pelaku langsung mengambil parang yang terletak di dapur, karena si pelaku telah memegang parang, anak korban melarikan diri sambil membangunkan kedua  temannya yang sedang tidur, tidak lama kemudian pelaku keluar dari dalam rumah sambil memegang sebilah parang menuju rumahnya. Sesaat setelah pelaku keluar dari rumah korban, kemudian anak korban bersama temannya masuk kembali ke dalam rumah dan melihat ayahnya sudah berdarah akibat luka pada bagian leher belakang,” terang Kapolres Muna.

Hingga saat ini polisi masih terus menyelidiki motif penganiayaan, informasi sementara yang didapatkan oleh pihak Polres Muna, pelaku diketahui pernah mengalami gangguan jiwa, dan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Selain itu pelaku pernah ditahan oleh Polsek Muna akibat kasus pengancaman 2014 silam.

Laporan : Ariyani Fitriyana

Editor : All

Pos terkait