Didemo IMM, Polda Sultra: Pengusutan Kasus Penembakan Bersifat Terbuka

  • Whatsapp

KENDARI, Sultrademo.co – Ratusan massa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melakukan aksi tuntut atas meninggalnya dua mahasiswa Universitas Haluoleo pada aksi beberapa hari lalu.

Kordinator Lapangan (Korlap), Laode Subroto dalam orasinya menegaskan, tewasnya dua mahasiswa pada aksi pada kamis 26 September lalu menjadi hari duka bagi semua mahasiswa, khususnya bagi keluarga besar IMM Sultra.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, IMM Sultra menuntut pelaku penembakan dan tindakan refresif terhadap kedua korban mahasiswa di usut tuntas. Selain itu, mahasiswa juga meminta Kapolda yang baru untuk mencopot jabatan Kapolres Kendari yang telah lalai dalam menjalankan tugas pengamanan hingga menimbulkan korban.

Sementara itu, Dir Intelkam Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Kombes Pol Hart oyo, saat menemui massa aksi menjelaskan, proses pengusutan kasus penembakan mahasiswa akan dilakukan secara terbuka, bahkan pihaknya telah membuat tim investigasi gabungan.

“Kami tetap kawal dan akan bersifat terbuka untuk masyarakat, selain itu kami telah menfasilitasi proses akuntabilitas dalam mengusut tuntas peristiwa yang terjadi kemarin,” jelasnya. Senin, 30/09/19

Laporan : Ilf
Editor : Anggun

  • Whatsapp

Pos terkait