Gubernur Sultra Minta RPJMD Konut Bersinergi dengan Pemprov dan Nasional

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe Utara tahun 2021-2026 di salah satu hotel di Kendari, Selasa (7/9).

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Ali Mazi mengungkapkan bahwa Kabupaten Konawe Utara merupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah, dan menjadi daerah terkaya di Sultra.

Oleh sebab itu, lanjut dia, RPJMD Konut sangat menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan. Suksesnya pembangunan sangat dipengaruhi sinergi dan kerja keras antara pemkab, pemprov dan nasional.

“RPJMD bagaimana merangkum aspirasi masyarakat atas isu-isu yang dihadapi. Makanya penyusunan RPJMD Konut harus dilaksanakan secara komprehensif dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Menurut Ali Mazi, penyusunan RPJMD adalah kewajiban bersama sebagai pelaksana pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan.

“Musrenbang ini sangat penting karena seluruh elemen dapat melakukan penajaman program-program dalam mewujudkan kesejahteraan dan meningkatan layak hidup masyarakat”.

“Saya harap penyusunan RPJMD dapat dilakukan sesuai dengan dokumen lainnya seperti RPJMN dan RPJMD Sultra. Penganggaran lebih fokus pada program prioritas daerah dan nasional,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin menjelaskan bahwa pelaksanaan musrenmbang RPJMD itu merupakan agenda strategis dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan dan sasaran arah kebijakan dalam program lima tahun kedepan sebagaimana yang telah dirumuskan di RPJMD.

“Untuk kurun waktu lima tahun kedepan kami telah menetapkan visi dan misi sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah secara holistik dan terintegrasi yaitu Konawe Utara lebih sejatera dan berdaya saing,” Jelas Ruksamin.

Beberapa penjabaran visi dan misi itu yakni meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar dan sarana prasarana kawasan pemukiman, mewujudkan keadilan sosial dan nilai tambah dalam pengelolaan sumberdaya alam guna meningkatkan daya saing ekonomi, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang prima. Serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana, juga membangun peradaban masyarakat yang bertumpu pada nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan lokal.

Lanjut Ruksamin bahwa penjabaran beberapa visi dan misi itu merupakan rujukan penting dalam perencanaan pembangunan daerah lima tahun yang nantinya akan disesuaikan dalam RPJMD.

Untuk itu, pihaknya meminta perhatian bersama pada pelaksanaan RPJMD agar kepala OPD memperhatikan kesesuaian visi, misi, tujuan dan sasaran dalam RPJMD serta memperkuat koordinasi antar OPD dalam proses perencanaan agar terbangun sinergitas.

“Terkait dengan penyusunan RPJMD Kabupaten Konawe Utara tahun 2021-2026 agar kepala OPD terlibat aktif dalam setiap tahapan proses perencanaannya sehingga program atau kegiatan yang disusun benar-benar mampu diimplentasikan untuk mendukung terwujudnya visi, misi kepala daerah degan indikator kinerja yang terukur,” harapnya.

Untuk diketahui, Musrenbang RPJMD Pemkab Konawe Utara 2021-2026 dihadiri Bupati Ruksamin, Wakil Bupati Abu Haera, Sekda Kasim Pagala, Ketua DPRD Ikbar, dan OPD Konut. Sedangkan pembicara dalam kegiatan tersebut dihadiri Dirjen OTDA dan Owner AAS Building Tiran Group.

Pos terkait