Gubernur Sultra Serahkan DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2023

Kendari, Sultrademo.co – (PPID Utama Sultra), Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran DIPA dan Transfer Ke daerah serta Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2023 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) dan evaluasi pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah tahun 2022 dibuka oleh Gubernur yang dilaksanakan di Claro Hotel Kendari (Senin, 5 September 2022)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Forkopimda, Para Bupati dan Walikota, Para Ketua DPRD se Prov. Sultra, Plh. Sekretaris Daerah, Para Pimpinan Satuan Kerja lingkup Sultra, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Otoritas Jasa Keuangan dan Para Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja lingkup prov. Sultra. Selain itu juga di hadiri seluruh pimpinan daerah Kab/Kota serta Kepala Satuan Kerja yang merupakan satuan kerja Vertikal dari kantor pusat yang ada di Daerah.

Bacaan Lainnya
 

Kepala Kantor Wilayah Jenderal Pembendaharaan Prov.Sultra Saiful pada laporannya, mengatakan bahwa di awal tahun 2023 menunjukan komitmen khusus Sultra dalam rangka mengaktualisasi anggaran yang sudah di sediakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah maupun satuan kerja di lingkup Prov. Sultra.

Lanjut disampaikan, dalam upaya percepatan ini tentunya bermuarah bagi pemulihan ekonomi dan tingkat ketersediaan masyarakat dapat kita jaga bersama-sama, katanya.

Pada tahun 2022 adalah tahun ke-3 pandemi Covid-19, Sultra mampu melewati dan mengatasinya, tentunya tidak terlepas dari dukungan APBN dan APBD yang memang disiapkan sangat responsif dan fleksibel, tambahnya.

Penghargaan Wajar tanpa Pengecualian (WTP) merupakan siklus akhir dalam proses penganugrahan yang dimulai pada setelah penyerahan DIPA dan diakhiri ada pertangungjawaban dalam laporan keuangan pemerintah daerah.

Kemudian, pada sambutannya, Gubernur Sultra menyampaikan arahan Presiden RI dalam penyerahan DIPA dan TKDD tahun anggaran 2023.

“beberapa hari yang lalu, bahkan APBN 2023 dirancang sebagai instrumen perlindungan sosial bagi masyarakat yang rentan, serta untuk terus mendorong kelanjutan pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural”, kata Gubernur.

Dijelaskn bahwa, guna meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran untuk menjalankan berbagai program pemerintah, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu :

1. Percepat proses penetapan pejabat pengelola keuangan dan pengelola kegiatan dengan menerbitkan surat keputusan.

2. Segera benahi sistem tata kelola dan administrasi yang memanfaatkan teknologi informasi.

3. Proses pengadaan barang dan jasa perlu dilakukan percepatan segera mungkin, sesuai dengan regulasi dan ketentuan.

4. Perlu dilakukan akselerasi pelaksanaan program, baik yang dikontrakkan pada pihak ketiga maupun yang dilaksanakan secara swakelola, sehingga penyerapan anggaran tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran.

5. Terus jalin komunikasi dan sinergi yang baik dengan kantor wilayah ditjen perbendaharaan provinsi sulawesi tenggara dan kppn untuk melaksanakan anggaran apbn tahun 2023.

Lanjut disampaikan, bahwa terkait dengan pengelolaan alokasi TKDD, pesan Gubernur pada para Bupati dan Walikota, yaitu :

1. Untuk benar-benar menggunakan alokasi tkdd tahun 2023 dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat

2. Laksanakan percepatan penyampaian persyaratan penyaluran TKDD agar segera memberi manfaat bagi masyarakat. Untuk mewujudkan tata kelola dana tkdd yang akuntabel dan tepat sasaran, perlu adanya koordinasi dari semua pihak, utamanya koordinasi dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN dan antar organisasi perangkat daerah

3. Optimalkan Dana Desa untuk mendukung program pemulihan ekonomi dan akselerasi penanganan kemiskinan. Program BLT Desa dan program prioritas lainnya agar tetap dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Wilayah Sultra.

Diahir sambutannya, Gubernur harapkan semua semakin berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mengoptimalkan pengelolaan potensi dan sumber daya yang di miliki dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, demi sulawesi tenggara yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat, menuju sulta masa depan indonesia, tutupnya. *.Sp

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait