Gubernur Sultra Terima Kunjungan Setmilpres Dalam Verifikasi Penghargaan Satyalancana

Kendari, Sultrademo.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Ali Mazi, menerima kunjungan Sekretariat Militer Presiden dalam kegiatan verifikasi penghargaan Satyalancana pembangunan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) kepada Gubernur Sultra terhadap terwujudnya ketahanan pangan melalui diversifikasi dan intensifikasi dalam era kepemimpinan Gubernur di Aula Merah Putih Rumah Jabatan (Rujab), (Jumat, 5 Mei 2023)

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Verifikasi Irjen Pol. Adang Ginanjar beserta Rombongan, Sesmil TNI AL Laksda TNI Hersan,Kepala Biro Umum, Sekretariat Militer Presiden, Kemensetneg, Plh. Sekda Prov. Sultra, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan,Kepala Dinas Perkebunan dan Holtikultura, Kepala Dinas Perekonomian, Kepala Dinas Kominfo,Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepala Biro Umum, Kepala Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan sejumlah Pejabat eselon 3 lingkup DISTANAK Prov. Sultra dan vertikal.

Bacaan Lainnya
 

Ketua Tim Verifikasi Setmilpres, Irjen Pol Adang Ginanjar menyampaikan bahwa verifikasi lapangan atas usulan dari pada Kementerian, khususnya usulan Satyalancana pembangunan untuk Bapak Gubernur Sultra dalam rangka penyelenggaraan pena satya nelayan ke-16 tahun 2023.

“Oleh karna itu, Verifikasi ini adalah untuk menggali data dan fakta dilapangan terkait dengan uraian jasa calon penerima tanda kehormatan sebagai bahan laporan Setmilpres selaku Sekretariat Dewan GTK, kepada Ketua GTK Bapak Menteri Polhukam Mahmud MD yang akan disampakan oleh Staf kami dari badan sandi. Kemudian anggota GTK ada 8 (delapan) orang yaitu TNI/Polri,Devisi dan lainnya, tujuan agar Dewan GTK memberikan informasi yang akurat sehingga dapat memberikan pertimbangan kepada Presiden berkaitan dengan Satyalancana pembangunan atau bidang karya yang dimasiang-masing daerah,” papar Adang Ginanjar.

Sekretariat Militer Presiden Kemensetneg menyampaikan, Gubernur Sultra diusulkan untuk mendapatkan penghargaan dari Presiden atas usulan Menteri Pertanian dalam rangkaian hari Pekan Nasional (Penas) pada bulan juni yang akan direncanakan di Provinsi Sumatera Barat sebagaimana rangkaian proses penyelesaian usulan maka kami akan peninjauan verifikasi lapangan dalam hal ini memberikan penjelasan terkait pengajuan usulan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (GTK). Adapun dasar yang digunakan dalam proses penyelesaian usulan ini adalah Undang-Undang (UUD) Nomor 20 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah (PP) No 1 Tahun 2010, Permensesneg No 5 Tahun 2020 disini dijelaskan Sekretaris Militer dalam hal ini, melaksanakan tugas selaku sekretaris dewan GTK, sehingga secara operasional diterbitkan adalah surat edaran Dewan GTK No 1 Tahun 2022 tentang tata cara pengajuan usul GTK

“Kami disini melaksanakan tugas dari perpanjangan tangan sehingga anggota Dewan GTK yang terdiri dari 7 orang, yaitu Ketua Menteri Polhukam Prof. Dr.Mahfud MD, Wakil Ketua merangkap anggota Jenderal TNI Dr. H. Moeldoko, bersama dengan TNI Agus Suhartono, kemudian anggota terdiri dari Dr. Noer Hassan Wirajuda, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, Dr. Anhar Gonggong, satu lagi anggota berpulang tahun 2022 sudah Almarhum Prof. H. Azyumardi Azra dan saat ini menganti beliau masih kami ajukan nama kepada Presiden,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ali Mazi mengatakan, terima kasih dan penghargaan kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan diberikan kepada kami sebagai kandidat penghargaan Satyalancana pembangunan tahun 2023 bagi pemerintah provinsi dan masyarakat sultra ini merupakan sebuah kehormatan dan merupakan momen yang sangat penting dalam mengapresiasiasi, kontribusi dan bekerja keras pelaku pembangunan di daerah kami khusus bidang pertanian.

“Perkenankan saya menyampaikan paparan pembangunan pertanian, Pemprov telah menetapkan visi pembangunan daerah 2018-2023 yaitu terwujudnya Sultra yang aman,maju,sejahterah dan bermartabat yang didaulatkan dalam ada 4 (emat) misi agenda utama dimana misi kedua yaitu memajukan daya saing wilayah melalui penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi dengan sasaran utama adalah peningkatan produktifitas dan nilai tambah sektor ungulan daerah salah satunya adalah sektor pertanian yang berperan penting dalam menjaga kedaulatan pangan,” terang Ali Mazi

Sultra memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas, sambungnya, untuk itu pengembangan sektor pertanian melalui program diversifikasi pangan dan intensifikasi pertanian perlu terus didorong dan dikembangkan demi peningkatan produksi pendapatan dan kesejahteraan petani/peternak, serta membangun ketahanan pangan dan ekonomi daerah Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan, untuk mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selanjutnya, Gubernur Bersama tim verifikasi setmilpres mengunjungi lokasi kawasan Inseminasi Buatan (IB) ternak sapi desa morome kecamatan konda kabupaten konawe selatan Prov. Sultra dan selesai mengujungi, lanjut di desa cialam jaya kecamatan konda kabupaten konawe selatan dalam peningkatan indeks pertanahan padi oleh tim verifikasi penghargaan Satyakencana pembangunan dari Kementerian. (**)

 

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait