Ingin Maju, Gubernur Minta OJK Bantu Besarkan Bank Sultra

  • Whatsapp
Ketgam : suasana penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Berita Acara Serah Terima Hibah Aset Milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kepada OJK Republik Indonesia

Kendari, Sultrademo.co  – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar turut membantu Bank Sultra menjadi bank terkemuka di Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan gubernur dalam acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Berita Acara Serah Terima Hibah Aset Milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kepada OJK Republik Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (30/4).

Bacaan Lainnya

“Saat ini kami sudah memiliki Direktur Utama Bank Sultra yang sudah definitif. Oleh karena itu, kami berharap bagaimana bank daerah ini bisa maju. Mohon bimbingan OJK untuk bagaimana bank kami menjadi bank yang terbaik di Indonesia,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan sebuah permintaan di hadapan Ketua Dewan Komisioner OJK Pusat, Wimboh Santoso yang juga turut hadir pada acara tersebut agar OJK meminta kantor perwakilan OJK setingkat kantor wilayah yang setara dengan yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Selama ini, jika ada permasalahan yang hendak diselesaikan, maka harus terlebih dahulu dikoordinasikan dengan OJK di Sulsel. jika saja kantor OJK yang setara di Sulsel itu juga ada di Sultra, maka koordinasi dan komunikasi akan menjadi lancar,” ujarnya.

Menanggapi dua permintan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Pusat Wimboh Santoso mengungkapkan bahwa pada prinsipnya semua permasalahan di Sultra akan langsung ditembuskan ke pusat dan direspon dengan cepat.

Disamping itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Pusat juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendorong Bank Sultra sebagai bank milik pemerintah daerah untuk menjadi bank terbaik di Sultra.

Pihak OJK juga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sultra yang telah menghibahkan asetnya kepada OJK sehingga mereka bisa dengan tenang bekerja tanpa memikirkan persoalan pindah kantor.

“Kami berupaya agar bagaimana masyarakat Sultra mampu memperoleh akses pembiayaan yang murah dan cepat, jangan terjebak pada rentenir, termasuk imvestasi-investasi online yang banyak merugikan masyarakat,” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK Pusat, Wimboh Santoso.

Pos terkait