JaDI Koltim Beri Tanggapan Masyarakat ke KPU Koltim

  • Whatsapp

Sultrademo.co – Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kolaka Timur kembali mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka Timur agar tetap profesional, selektif dan akuntabel dalam memilih calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan bertugas membantu KPU ditingkat Kecamatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Koltim 23 September 2020 mendatang.

Ketua Presidium JaDI Koltim Adly Yusuf Saepi mengatakan, pasca KPU Koltim mengeluarkan pengumuman Nomor 05/HM.02-Pu/7411/KPU-Kab/I/2020 tentang Hasil Penelitian Administrasi Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan pada Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Timur Tahun 2020 tanggal 28 Januari 2020, kami langsung Surati KPU Koltim dengan Surat Nomor: 003/JaDI-Koltim/I/2020 tanggal 29 Januari 2020 perihal Tanggapan/Masukan atas Pengumuman Nama-nama Calon Anggota PPK se Kabupaten Kolaka Timur yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Bacaan Lainnya

Inti suratnya agar KPU Koltim tidak memilih dan meluluskan nama-nama calon anggota PPK yang terdaftar dan/atau menjadi Anggota Partai Politik, untuk menghindari masalah pelanggaran kode etik dan konflik kepentingan dikemudian hari dalam pelaksanaan tugas sebagai penyelenggara ditingkat Kecamatan.

Saya kira KPU harus benar-benar teliti dalam mengetahui segala latar belakang calon PPK agar tidak kecolongan dalam memilih calon PPK.

Lanjut Adly, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 perubahan kedua atas PKPU Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pembentukan PPK, PPS dan KPPS pada Penyelenggaraan Pilkada di Pasal 18 ayat 1 huruf e disebutkan bahwa salah satu syarat untuk menjadi Anggota PPK, Tidak menjadi anggota Partai Politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling singkat dalam jangka waktu 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota Partai Politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus Partai Politik yang bersangkutan.

Adly menguraikan, sesuai data dan hasil pemeriksaan yang kami lakukan, dari jumlah total 186 nama-nama calon anggota PPK yang dinyatakan lolos berkas administrasi, ditemukan ada beberapa nama-nama yang diduga terapiliasi, terdaftar sebagai anggota partai politik dan/atau menjadi anggota Partai Politik.

Sehingga KPU Koltim tidak boleh memberikan toleransi terhadap nama-nama yang terdaftar sebagai anggota Partai Politik.

Saya kira KPU tidak akan susah untuk mengindetifikasi nama-nama calon Anggota PPK yang diduga menjadi Anggota Parpol, karena KPU punya Sipol (Sistem Informasi Partai Politik) bisa diperiksa melalui sistem tersebut dan secara data fisik semua Surat Keputusan (SK) Kepengursan dan Keanggotaan 16 Partai Politik ada di KPU, jadi sangat mudah untuk ditemukan.

Sesuai jadwal, tes Tertulis calon anggota PPK se Kabupaten Kolaka Timur yang lolos seleksi administrasi akan dilaksanakan hari ini 30 Januari 2020.

JaDI berharap agar proses perekrutan badan adhoc PPK yang dilakukan KPU Koltim benar-benar bersih. Calon anggota PPK yang terpilih harus berintegritas dan independen tidak memihak kepada pasangan calon tertentu, karena dengan proses pembentukan badan adhoc yang baik maka akan menentukan kualitas Pilkada yang demokratis. Tutupnya.

Pos terkait