Jalan Poros Wisata Kendari-Toronipa Agustus Mendatang Sudah Dibuka untuk Umum

Jalan Poros Wisata Kendari-Toronipa yang akan direncanakan akan dibuka Agustus mendatang/ foto : istimewa

Kendari, Sultrademo.co – Progres pengerjaan salah satu mega proyek pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara yakni jalan Poros Kendari-Toronipa sepanjang 15 kilometer masih berlangsung dan rencananya akan dibuka untuk umum pada Agustus 2022 mendatang.

Pengerjaan jalan itu sempat mengalami penundaan karena dampak Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi oleh sultrademo.co Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menjelaskan jalan poros wisata Kendari-Toronipa tak lama lagi akan segera dinikmati masyarakat pada Agustus mendatang dan diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat ke Pantai Toronipa.

“Mudah-mudahan kita akan buka walaupun belum selesai karena kemungkinan sudah bisa dilewati,” ujar Ali Mazi, Rabu (23/3/2022).

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Dinas Bina Marga Sultra, Burhanuddin mengatakan bahwa pembangunan yang sedang dilaksanakan tersebut merupakan sinergitas yang dibangun antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

“Ke depan sinergitas dan koordinasi semakin kita pererat lagi,” kata Burhanuddin.

Selain itu salah satu masyarakat Kota Kendari, Robi Putra mengaku, secara pribadi mendukung kinerja pemerintah dalam pembangunan jalan Kendari-Toronipa.

“Sangat bersyukur. Selain masyarakat di sana terbantu karena jalannya makin bagus, kita juga yang mau liburan di Pantai Toronipa lebih terbantu lagi,” ungkapnya

Gubernur Sultra Ali Mazi Saat Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Jalan Kendari-Toronipa Beberapa Waktu Lalu/Istimewa

Perlu diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra telah menandatangani kontrak kerja dengan PT PP (Persero) Tbk, BUMN yang mengerjakan proyek multitahun pembangunan jalan wisata Kendari–Toronipa dengan nilai anggaran mencapai Rp 756 miliar.

“Pada 2020 ini target anggaran pembangunan jalan Kendari–Toronipa sebesar Rp 250 miliar, sedangkan sisanya diselesaikan 2021 dan awal 2022,” ungkap Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra Abdul Rahim seperti dikutip dari Antara di Kendari.

Abdul Rahim menjelaskan, anggaran Rp 756 miliar tersebut untuk merampungkan pembangunan jalan Kendari–Toronipa Konawe sepanjang 11 kilometer dengan lebar jalan 27 meter.

“Kami berharap kepada warga yang lahannya dilalui proyek untuk proaktif bekerja sama dengan pemerintah dalam mempercepat pembebasan lahan, sehingga pekerjaan proyek jalan wisata Kendari–Toronipa berjalan lancar,” ucap Senior Vice President (SVP) PP Tbk Bandung Sasmintoharjo.

Peninjauan langsung proses pembangunan Jalan Wisata Kendari-Toronipa oleh PT SMI dan beberapa kepala dinas lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara

Dana pembebasan lahan milik warga sudah disiapkan Pemprov Sultra sebesar Rp 65 miliar, mulai dari wilayah kecamatan di Kendari hingga ke arah Toronipa Kabupaten Konawe.

Sebelumnya, tahap awal pekerjaan jalan wisata Kendari–Toronipa telah dibangun sepanjang 3,4 kilometer. Pada awal tahap pertama pemprov mengucurkan anggaran senilai Rp 144 miliar bersumber dari APBD Sultra tahun 2019. Dana pembangunan mega proyek tersebut berasal dari pinjaman Pemprov Sultra kepada PT Sarana Multi Infrastuktur (SMI) senilai Rp 799.258.216.000, yang disepakati melalui penandatanganan perjanjian pembiayaan daerah antara Direktur PT SMI Edwin Syahruzad dengan Gubernur Sultra Ali Mazi di Jakarta pada 22 Juli 2020. (adv)

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait