Kepala Lapas Kendari Tegaskan Tak Ada Keterlibatan Warga Binaan dalam Peredaran Narkoba

Foto Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Herman Mulawarman.

Kendari, Sultrademo.co — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Herman Mulawarman, menyampaikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan warga binaan dalam peredaran narkoba di luar lapas.

Klarifikasi itu disampaikan setelah muncul pemberitaan yang menyebutkan adanya kaitan warga binaan dengan penangkapan kurir narkoba di luar lapas.

Bacaan Lainnya
 

“Kami sudah melakukan klarifikasi dengan pihak kepolisian. Mereka menyatakan tidak pernah memberikan informasi bahwa barang bukti sabu berasal dari dalam lapas. Namun, beberapa media memberitakan seolah-olah ada keterlibatan warga binaan,” kata Herman dalam wawancara dengan Sultrademo.co, Senin (27/1/2025).

Herman menjelaskan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kendari untuk menemui tersangka yang tertangkap guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Dari pertemuan itu, diketahui bahwa tersangka tidak dikenali oleh warga binaan maupun petugas lapas.

“Kami meminta foto dan nama tersangka untuk dicocokkan. Setelah diperiksa, tidak ada yang mengenal tersangka tersebut. Jika ada tuduhan seperti ini, tentu harus disertai dengan bukti nyata dari dalam lapas, dan dalam kasus ini tidak ditemukan bukti apa pun,” ujarnya.

Herman menegaskan, pihak lapas terus bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Sulawesi Tenggara. Ia menyebutkan, komunikasi intensif dilakukan dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Kami selalu berkoordinasi dengan Polres, Polda, dan BNN. Jika diperlukan, kami siap dalam waktu 1 x 24 jam untuk memfasilitasi klarifikasi dengan warga binaan yang diduga terkait kasus peredaran narkoba,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Herman memastikan razia di dalam lapas dilakukan secara rutin maupun insidental. Razia ini dilakukan tidak hanya sebagai respons atas informasi dari luar, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Kami tidak menunggu ada informasi untuk bertindak. Razia rutin sudah menjadi kewajiban kami demi memastikan lapas bersih dari narkoba. Upaya ini terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen memberantas peredaran narkoba,” tuturnya.

Herman menambahkan, pihaknya berkomitmen mendukung penuh upaya penegakan hukum demi memerangi peredaran narkoba, baik di dalam maupun di luar lapas.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Arini Triana Suci Rahmadani
Editor: Muhammad Sulhijah

Pos terkait