Kendari, sultrademo.co – Seorang mahasiswa bernama Muh. Ramadhan Saputra (21) warga Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari ditebas dan dikeroyok sekelompok orang, Senin (21/8/2023). Akibatnya Korban mengalami luka robek pada bagian lengan.
Peristiwa itu terjadi di BTN Bumi Praja Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Saat korban sedang menyambangi rumah rekannya.
Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi menuturkan, penganiayaan itu bermula saat korban ditegur oleh sekelompok pelaku agar tidak ribut dikawasan tersebut. Tetapi korban mengatakan bahwa dirinya sedang tidak ribut.
“Merasa tersinggung, kemudian para pelaku bersama rekannya langsung mendatangi Korban dan salah satu pelaku memegang leher Korban,” kata Fitrayadi, Senin (21/8/2023) malam.
Kemudian para pelaku langsung meninggalkan tempat tersebut. Mungkin karena merasa bersalah salah satu teman korban bernama Angga Septia Rosadi berinisiatif untuk meminta maaf kepada para pelaku.
Bukannya disambut baik, namun para pelaku datang beramai-ramai kemudian melakukan pengeroyokan dan penganiayaan.
“Pelaku bersama rekan-rekannya datang. Dan salah satu pelaku memegang parang samurai kemudian langsung memotong korban yang mengenai bagian lengan kiri Korban sebanyak dua kali. Akibatnya korban mengalami luka robek pada bagian telapak tangan kanan,” jelas Fitrayadi.
Lanjut Fitrayadi, Korban kemudian diantar ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan medis.
“Untuk para Pelaku saat ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya.
Laporan: Muh Sulhijah










