Kendari, Sultrademo.co – Seorang nelayan di Kendari, Sulawesi Tenggara, menemukan sesosok mayat pria yang mengapung di perairan dekat Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, pada Jumat (31/1/2025) pagi.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan bernama MN saat tengah mencari kepiting sekitar pukul 07.00 WITA. Ia melihat benda berwarna hitam terapung di permukaan air yang kemudian dicurigai sebagai jasad manusia.
“Saat turun ke laut untuk mencari kepiting, saya melihat ada benda terapung berwarna hitam. Setelah diamati, tampak seperti mayat,” ujar MN.
MN kemudian meminta rekannya, LB, untuk memastikan temuan tersebut. Setelah didekati, mereka mendapati jasad seorang pria berbaju hitam dalam kondisi pucat dan tidak bergerak, terombang-ambing oleh ombak.
Kedua nelayan tersebut segera melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat dan pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui berinisial R dan berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
 






