Muna Barat, Sultrademo.co – Suasana politik di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, semakin menarik seiring munculnya wacana tentang kemungkinan pasangan calon yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November mendatang.
Foto yang beredar di media sosial, menampilkan mantan Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Dr. Bahri, bersama La Ode Amsar, telah memicu beragam tanggapan dari masyarakat setempat.
Salah satu tokoh pemuda, mantan Ketua SAPMA PP Kabupaten Muna Barat, La Ode Muhammad Isdar, memberikan pandangannya terkait kemungkinan pasangan tersebut. Menurutnya, pasangan Bahri-Amsar merupakan kombinasi yang sangat ideal.
“Kehadiran Dr. Bahri, mantan Pj Bupati Muna Barat, akan sangat cocok jika dipasangkan dengan La Ode Amsar,” ujar Isdar dalam keterangan resminya, Senin (8/4/2024).

Isdar menjelaskan bahwa keduanya merupakan putra terbaik Kabupaten Muna Barat. Dr. Bahri dikenal sebagai birokrat berpengalaman yang memahami konsep pembangunan daerah dengan baik. Di sisi lain, La Ode Amsar adalah seorang pengusaha yang memiliki pemahaman yang kuat tentang manajemen dan keuangan.
“Pemimpin Kabupaten Muna Barat harus memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam mengelola daerah serta pembangunan sumber daya manusia,” tambah Isdar.
Sementara itu, menjelang tujuh bulan pemungutan suara, gagasan, visi misi, dan program dari calon-calon lain belum terlihat. Hal ini menjadi perhatian serius karena pengalaman politik, pengetahuan birokrasi, dan kemampuan manajerial sangat penting untuk memimpin Kabupaten Muna Barat.
“Kapasitas kedua sosok ini sangat dibutuhkan untuk meneruskan pembangunan di Kabupaten Muna Barat,” imbuh Isdar.
Isdar optimis bahwa jika Bahri-Amsar berpasangan dalam Pilkada mendatang, keduanya akan menjadi pasangan calon yang sangat diperhitungkan dalam pemilihan elektoral di Kabupaten Muna Barat.










