Perekrutan 5000 TKL di PT.VDNI Turut Ditangani Pemkab Konawe, Ini Tenaga yang Dibutuhkan

  • Whatsapp

Unaaha Sultrademo Co – Konawe. Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST.MM., mewakili Pemerintah Kabupaten Konawe didampingi Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto SIK dan Kajari Konawe Irwanuddin Tadjuddin menanda tangani Memorandum Of Undarstanding (MoU) bersama PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNi) dalam hal perekrutan tenaga kerja lokal (TKL) yang akan bekerja di mega industri morosi. Senin (06/07-20).

Kesepakatan Mou itu ditanda tangani bersama sebagai bentuk kemitraan VDNI bersama Pemda Konawe, Sulawesi Tenggara.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Konawe Gusli topan Sabara,ST.MM mengatakan, dengan adanya MoU ini bukan berarti pihaknya mengambil alih tugas HRD perusahaan, tapi membantu tugas HRD dalam perekrutan tenaga kerja lokal yang akan bekerja di mega industri morosi itu.

Gusli mengatakan, pihaknya akan membagi klaster zona penerimaan tenaga kerja lokal yang akan bekerja di mega industri morosi yaitu :

Zona 1 : Morosi, Bondoala dan Kapoiala.
Zona 2 : Wonggeduku – Soropia (Delapan Kecamatan)
Zona 3 : Wawotobi – Routa (17 Kecamatan).
Zona 4 : Kabupaten daratan diluar Konawe.
Zona 5 : Sultra Kepulauan, selanjutnya dari luar Sultra.

Gusli berharap penerimaan TKL nantinya betul betul akuntabel dan tidak boleh lagi ada isu bahwa penerimaan nantinya akan ada pembayaran. Makanya, kata Gusli, bersama keterlibatan Forkompinda Kapolres dan Kajari untuk memutus adanya pungli dalam penerimaan TKL dan menegakkan siber pungli

Gusli menambahkan agar penerimaan TKL di mega industri morosi nantinya bermanfaat bagi seluruh masyarakat Konawe khususnya dan masyarakat Sulawesi Tenggara dan seluruh masyarakat NKRI.

“Dari 5000 TKL yang akan di terima ada lima spesikifasi yaitu tenaga mekanik 500 orang, driver 1000 orang, operator kren 500, kru smelter 2500 dan translator ada 500 orang. Total sebanyak 5000 orang,”urainya.

Kajari konawe Irwanuddin Tadjuddin menambahkan, tujuan penandatanganan MoU ini untuk memastikan bahwa pemerimaan tenaga kerja lokal tidak lagi terjadi pembayaran seperti yang terkabar di masyarakat selama ini.

“Karena informasi yang diterima begitu kalau mau bekerja di Morosi calon pekerja menyerahkan biaya kepada calo dan dengan adanya investasi mega industri Morosi ini dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Konawe khususnya dan Sulawesi Tenggara,”ucapnya.

Demikian halnya Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto SIK mengatakan, MoU ini diharap dapat menyelesaikan persoalan penerimaan tenaga lokal selama ini dan kekompakan ini dapat lebih transparansi dan bermanfaat untuk para tenaga lokal.

Sementara, Mr. Yin mewakili PT VDNI dan PT OSS mengatakan, sangat berterima kasih dengan Pemda Konawe dan menyambut baik kemitraan ini. Dengan kerja sama ini diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan dapat mengakomodir TKL.

“Dan dimega Industri Morosi sudah terserap puluhan ribu karyawan lokal yang terserap di dua industri PT VDNI dan PT OSS. Dengan kemitraan ini semua program kita di perusahaan ini didukung oleh Forkompinda Konawe, ” tutupnya melalui Translator.

Laporan : Jumardin
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait