Peringati Sumpah Pemuda, Cipayung Sultra Tuntut Penuntasan Kasus Randi dan Yusuf

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co (28/10) Bertepatan Hari Sumpah Pemuda ke 91, Cipayung Sultra melakukan aksi unjuk rasa di depan DPRD Sultra. Aksi ini di lakukan ratusan massa dari HMI, PMII, PMKRI, GMNI, KMHDI, GPM, GMKI, dan GPII. Mereka mendesak agar kasus penembakan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yakni Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi di Pressure oleh DPRD Sultra dan persoalan nasional serta daerah lainnya.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung damai dan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sultra, Muh. Endang SA dan anggota komisi 3, Sudirman dari PKS.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum GPII, Ikram mengatakan, ‚ÄúSudah 35 hari gugurnya rekan seperjuangan kami, sampai saat ini belum ada titik terang siapa pelaku penembakan yang menyebabkan tewasnya Randi dan Yuduf,” ujarnya.

Ikram menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti turun ke jalan, sebelum pelakunya terungkap dan diadili seseuai hukum dan peraturan perundang-undangan yang beralaku. mendapat hukuman yang setimpal.

Di tempat yang sama, Ketua Umum HMI Badko Sultra, Eko menuntut agar penetapan Komjen Pol Idham Aziz sebagai Kapolri ditunda karena belum bisa menuntaskan kasus Randy dan yusuf.

Seharusnya bisa di selesaikan dengan cepat karena melihat trackrecord Idham aziz dalam menyelesaikan berbagai kasus-kasus besar lainnya.

Selain tututan penuntasan kasus Randi dan Yusuf,
Eko juga menegaskan perkunya evaluasi berbagai kebijakan pemerintah. Misal, yang paling urgen, keberadaan tambang di pulau-pulau kecil di Sultra seperti di wowonii. Ada perusahaan yang sudah dibekukan tapi masih terus melakukan aktivitas pernambangan.

Selain itu, masalah dana pinjaman 1, 195 T oleh Pemda sultra, yang digunakan untuk pembangunan tidak tepat sasaran.

“Kami minta DPRD membentuk pansus untuk mengevaluasi Perda tentang Pinjaman tersebut,” tutupnya.

Reporter: Irvan

Pos terkait