Polda Sultra Lakukan Penangguhan Penahanan 16 Mahasiswa Pendemo Tolak Tambang

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews) – Terkait aksi unjuk rasa tolak tambang yang berlangsung ricuh pada tanggal 11 Maret 2019 lalu, pihak Ditreskrimum Polda Sultra sempat melakukan penahanan terhadap enam belas mahasiswa.

Kasubbid Penmas Bid Humas, Kompol Agus Mulyadi mengungkapkan, ke enam belas mahasiswa tersebut ditahan karena dianggap telah melakukan tindakan melawan petugas dan merusak fasilitas umum pada saat unjuk rasa.

Bacaan Lainnya

“Limabelas dari enam belas mahasiswa itu adalah mahasiswa Universitas Haluoleo, dan satu mahasiswa STIMIK Bina Bangsa,” ungkapnya.

Olehnya itu, Ditreskrimum Polda Sultra pada hari Rabu tanggal 13 Maret 2019 pukul 18.00 Wita telah melakukan penangguhan penahanan dan penyerahan sesuai surat permohonan yang dikeluarkan oleh Rektor Universitas Halu Oleo Muhammad Zamrun yang ditujukan kepada Kapolda Sultra.

Ia menambahkan, setelah administrasi penangguhan selesai, mahasiswa diberikan penjelasan terkait status penangguhan para tersangka secara hukum oleh AKBP Harjoni Yamin dan penjelasan status Akademik oleh Dr. Nur Arafah selaku pembina Mahasiswa.

“Penyidik selanjutnya menyerahkan para mahasiswa kepada Dekan/Wakil Dekan II masing-masing Fakultas disaksikan oleh WR III untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dan satu Mahasiswa STIMIK Bina Bangsa diserahterimakan kepada keluarganya,” tambahnya.

Proses serah terima mahasiswa dilakukan oleh AKBP Harjoni Yamin (Kasubdit PPA mewakili Dir Reskrimum), AKBP Nasarudin ( Kabag Wassidik), AKBP Eddy M (Kasubdit III Dit Intelkam) dan Kompol Agus Mulyadi (Kasubbid Penmas Bid Humas).

Untuk Pihak Universitas Haluoleo diwakili oleh Dr. Nur Arafah, (Wakil Rektor III), Herman (Dekan Fakultas Hukum), Firdaus ( WD III FTIK), Sartono (WD III FISIP), Mustamin Anggo (WD III FKIP), Ahmad S (WD III Peternakan), Sudarsono (WD III Tehnik), Ruslan ( Wadir III VOKASI), Erwin Anshari (Kajur Pertambangan), Muh Yusuf ( Sekjur Administrasi), Mustamin ( Ka Prodi T Elektro) dan Ld Amaludin (Kajur Geografi).

Untuk diketahui, para hahasiswa yang sudah bebas diharuskan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis pukul 10.00 Wita di Dit Reskrimum.

Laporan. Aryani fitriana

Editor : Anggun Karsila

  • Whatsapp

Pos terkait