Polres Konawe Tangkap 2 Pria Sedang Transaksi Sabu di Pangkalan Ojek

  • Whatsapp

Unaaha, Sultrademo.co

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Konawe kembali melakukan penangkapan terhadap dua pria berinisial MB (24) beralamat di Desa Lalonggaluku, Kecamatan Bondoala, dan RK (20) beralamat Kelurahan Puosu, Kecamatan Tongauna sedang melakukan transaksi obat terlarang jenis Sabu.

Bacaan Lainnya

Kedua pemuda itu berhasil diringkus team Opsnal Sat Resnarkoba Polres Konawe saat sedang melakukan transaksi sabu di salah satu pangkalan ojek samping Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) I Unaaha. Senin (22/02/2021) sekira pukul 22.00 Wita.

Ketika menangkap, polisi berhasil menyita Barang Bukti (BB) berupa satu tas berwarna hitam berisikan pembungkus rokok. Dalam bungkusan rokok itu terdapat dua plastik bening berisikan sabu masing-masing di isolasi biru dengan total berat bruto 1.07gram.

Polisi juga menemukan enam sachet bening yang diduga narkotika jenis sabu berat bruto 4.01gram, satu sendok takar, satu sachet bekas pakai, satu sachet berisi lima sachet kosong. Polisi juga menyita satu unit motor yamaha DT 3956 QA, serta satu buah hp merk Nokia warna biru, serta sim Card

Setelah menangkap kedua pelaku, Polres Konawe selanjutnya melakukan pengembangan sekaligus penggeledahan di rumah RK di Kelurahan Puosu, Kecamatan Tongauna yang disaksikan langsung oleh Kepala RT dan warga setempat

Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kristanto SIK, melalui Kepala Satres Narkoba IPTU Andi Muzakir mengungkapkan, dari hasil pengembangan serta penggeledahan oleh Satres Narkoba, pihaknya berhasil menemukan satu buah sepatu hitam yang didalamnya terdapat pembungkus rokok magnum berisikan dua sachet bening narkotika jenis sabu seberat bruto 4,88gram.

Polisi juga menemukan sebuah tas warna merah di belakang pintu kamar pelaku yang berisikan satu set alat isap bom, dan tiga sendok takar dari pipet, satu buah sumbuh, dan satu buah selotip.

Saat ini keedua tersangka serta barang bukti di bawah di Polres Konawe guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kedua pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan minimal lima tahun penjara,”tutupnya.

Laporan : Jumardin

Ads
  • Whatsapp

Pos terkait