PPK Kolono Berikan Santunan Kepada Ketua PPS Waworano

Kolono, sultrademo.co – PPK Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan pada sabtu kemarin (14 November 2020) menyerahkan sumbangan PPS se Kecamatan Kolono di 21 Desa kepada ketua PPS Desa waworano , Kasidarni yang menjadi korban penganiayaan oknum kepala desa beberapa waktu lalu.

Bantuan yang diserahkan langsung oleh, Linar, anggota PPK Kolono itu sebagai bentuk perhatian yang sungguh-sungguh oleh sesama peyelenggara pilkada 2020 di tingkat desa di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.

Bacaan Lainnya
 
 

Linar mengatakan dirinya atas nama lembaga turut prihatin atas musibah yang dialami jajarannya di tingkat desa selama bertugas. Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian, pihaknya memberikan santunan kepada penyelenggara adhoc yang mengalami musibah.

“Santunan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada jajarannya ditingkat desa. Mudah-mudahan santunan ini juga dapat meringankan beban ekonomi dan traumatik bagi keluarga PPS yang shock terkait kejadian itu dan merupakan suatu penghargaan setinggi-tingginya atas perjuangan bagi PPS menjalankan tugas,” kata Linar.

Ia mengungkapkan santunan yang diberikan hanya sebesar satu juta seratus ribu. “Kami berharap kepada penerima santunan jangan pernah melihat dari nilai yang kami berikan. Tapi, ini ada salah satu kepedulian kami terhadap kinerja jajaran kami,” kata Linar.

Kedepan, kata Linar, pihaknya berharap kepada peyelenggara adhoc agar dalam bekerja dapat mengutamakan keselamatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama bertugas.

“Kami berharap kepada jajaran di tingkat desa supaya tetap menjaga kondisi fisik karena aktivitas setiap tahapan pemilihan yang menuntut kerja sesuai target. Selain itu, peran masyarakat juga diharapkan. Apalagi nanti 9 Desember dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,” pungkasnya.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait