Pria Asal Kolaka Ditemukan Tewas Didalam Indekosnya di Kendari

Pria asal Kolaka saat ditemukan tewas di indekosnya

KENDARI, Sultrademo.co – Seorang pria asal Kolaka inisial Raihan (40) ditemukan tewas di dalam indekosnya di Jalan Ilmiah, Kelurahan Kadia, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, pada Selasa (29/11/2022).

Salahsatu saksi inisial H (52) menerangkan bahwa sekitar pukul 07.30 Wita dia dimintai tolong oleh tetangga kamar kos korban karena menemukan korban dalam keadaan sakit kejang-kejang.

Bacaan Lainnya
 

“Saat ditemui dikamar kost korban dan sempat menemukan korban dalam keadaan masih hidup namun sedang memegang kearah dada kirinya. Kemudian mengarahkan korban untuk mengucap Istighfar dan Syahadat sambil menunggu tetangganya yang lain yang saat itu sedang memesan Taksi Online untuk membawa korban ke Rumah Sakit,” ujarnya.

Tak lama kemudian terdengar suara ngorok dari mulut korban dan seketika tidak sadarkan diri

“Saat tetangganya yang berprofesi sebagai bidan datang dan melakukan pemeriksaan, dikatakan bahwa korban sudah meninggal,” tuturnya.

Selanjutnya, para penghuni memanggil pemilik indekos untuk mengecek jenazah Korban dan melaporkan hal tersebut ke aparat kepolisian.

Usai mendapatkan informasi, aparat kepolisian dari Piket Satreskrim dipimpin Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi langsung menuju lokasi.

Saat tiba di lokasi Polisi menemukan korban sudah tertutup sarung lalu mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi.

Pihak Satreskrim Polresta Kendari selanjutnya menghubungi pihak Rumah Sakit Bhayangkara.

“Ambulans Rumah Sakit Bhayangkara datang untuk membawa jenazah agar dilakukan visum et repertum,” ujar AKP Fitrayadi.

Berdasarkan keterangan pemilik indekos, Rehan tinggal di tempat tersebut kurang lebih selama 4 bulan bersama rekannya.

“Namun saat kejadian, rekan Korban tidak berada di tempat kejadian,” pungkasnya.

 

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait