Program KOTAKU Diharapakan Kurangi Kawasan Kumuh Di Kota Kendari

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Tahun 2020 Kelurahan Tipulu menjadi Kelurahan Pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mencairkan dana Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dengan alokasi anggara senilai Rp995 juta untuk penanganan lingkungan.

Pencairan dana Kotaku di Kelurahan Tipulu tersebut ditandai dengan penyerahan buku rekening dan peletakan batu pertama pembangunan drainse di RT 10 oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir.

Bacaan Lainnya

Menurut Sulkarnain, anggaran ini nantinya akan digunakan untuk menangani lingkungan di tujuh titik. Penanganan lingkungan yang rencananya dilakukan BKM O Tipulu Jaya ini meliputi pekerjaan Drainase, Pavin Blok, Jalan Beton, Sumur Bor, Perpipaan, Bak Penampung, Sapictank.

Katanya, tahun ini Kota Kendari mendapatkan alokasi dana Kotaku sebesar Rp. 4 miliar untuk penanganan lingkungan sedangkan untuk penanganan kawasan sebesar Rp. 42 miliar.

“Jadi totalnya kurang lebih 4 miliar yang dipercayakan untuk kemudian mengurangi wilayah kumuh di Kota Kendari. Kita berharap ini bisa Sukses sebab ini merupakan lanjutan dari program tahun sebelumnya. Jadi kalau ini berhasil insya allah tahun depan kita bisa dipercaya lagi mendapatkan program tersebut,” terang Sul.(Selasa, 23/06/2020).

Lanjutnya, penanganan lingkungan akan dilakukan di 4 kelurahan yakni, Kadia, Mataiwoi, Tipulu dan Mata. Sedangkan Penanganan Kawasan dilakukan di Kelurahan Petoaha dan Bungkutoko.

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih pada Bank Indonesia yang juga telah menyalurkan CSRnya di Kelurahan Tipulu berupa pembangunan realing tanggul dan penanganan sanitasi di tahun 2019.

Pasalnya, penanganan lingkungan ini sudah mulai terlihat dengan turunnya dana kelurahan di Kota Kendari, sehingga keluhan warga sudah bisa direalisasikan oleh lurah setempat. Wali kota berharap dana kelurahan kedepannya bisa terus bertambah seperti dana desa. Saat ini setiap kelurahan di Kota Kendari mendapat alokasi dana kelurahan sebesar Rp 370 juta.

Sementara itu, koordinator Kota program Kotaku Langkarisu mengatakan, penataan lingkungan di RT 10 Kelurahan Tipulu cukup unik karena melibatkan kolaborasi banyak pihak, seperti dana kelurahan, dana CSR Bank Indonesia. Selain Kelurahan Tipulu, dalam pekan ini lanjut Langkarisu, akan menyusul pencairan dana untuk tiga kelurahan lainnya yakni, Kelurahan Kadia, Mataiwoi dan Kelurahan Mata.

“Tipulu sudah masuk tahap pemanfaatan dana. Tipulu merupakan kelurahan pertama yang mencairkan dana di Sultra, semoga minggu ini 3 kelurahan akan menyusul, karena saya melihat administrasinya sudah rampung,” jelasnya.

 

Pos terkait