PSI Bakal Bahas Dukungan untuk Capres Pekan Depan

Ketua Umum PSI Kaesang Pangerap

Jakarta, sultrademo.co – Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep akan mulai membahas soal dukungan terhadap calon presiden (Capres) pada pekan depan. Kaesang akan menjaring aspirasi kader dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

“Insyaallah minggu depan, Insyaallah kami mulai konsolidasi untuk ke beberapa DPD dan DPW,” ucap Kaesang saat ditemui di Kantor Seknas, Jakarta Selatan, dilansir dari datik.com, Selasa (10/10/2023).

Bacaan Lainnya
 

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu lalu, dirinya sudah mulai berkeliling ke beberapa daerah untuk menjaring aspirasi dari kader PSI terkait dukungan politik pada Pemilu 2024 mendatang.

“kemarin saya jalan ke Jabar, Bali, Yogya itu kami sambil minta aspirasi dari teman-teman PSI yang di daerah mereka maunya seperti apa, sudah kami dapat, cuman kan belum semuanya, kami masih butuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kaesang juga membantah adanya isu bahwa PSI belum memutuskan dukungan pada Pilpres 2024 karena masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tanggal 16 Oktober 2024.

“Enggak sih, pertimbangannya DPD dan DPW dan DPP-nya PSI,” pungkasnya.

Sebelumnya Kaesang Pangarep mengaku partainya belum dapat memutuskan arah dukungan di Pilpres 2024. Kaesang menyebut jika saat ini dirinya masih menyerap aspirasi dari jajaran kader PSI.

“Belum ada (pilihan capres), jujur belum ada, karena kami akan mendengar ke seluruh DPD, DPW aspirasi-aspirasi dari teman-teman DKD, DPP, DPW seperti apa,” kata Kaesang saat silaturahmi dengan PGI, di gedung GRHA Oikoumene, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (3/10).

“Di masyarakat seperti apa, kami akan kumpulkan semua baru nanti kami bisa putuskan,” sambungnya.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait