Salah Gunakan, Pemda Konut Tarik Alsintan dari Kelompok Tani

Ketgam : Ahmad Yusri, SP

Laporan: Supriyadin Tungga

Konawe Utara,Sultrademo.Co– Berdasarkan instruksi Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Nomor 188.55/971 tentang optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian untuk mendukung pencapaian swasembada pangan nasional, juga sebagai tindak lanjut atas evaluasi internal Dinas Tanaman  Pangan dan Peternakan Konawe Utara (Konut) terkait ketersedian dan sebaran alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Konawe Utara. Dinas Pertanian memutuskan menarik Alsintan.

Bacaan Lainnya
 

Wakil Ketua Tim Penertiban Alat dan Pesin Pertanian, Ahmat Yusri, SP mengatakan, bahwa atas instruksi itu, penarikan Alsintan itu telah berjalan 3 Minggu setelah SK bupati terbit.

Alasan dilakukannya penertiban alat tersebut karena diduga telah disalah gunakan oleh kelompok tani, penyalahgunaan itu merujuk pada pamanfaatan alat secara pribadi.

“Penertiban ini pihak Pemda lakukan guna untuk menertibkan penggunaan alat dan mesin pertanian, yang mana kita juga menduga alat ini di salah gunakan, tidak lagi sesuai dengan fungsi dan kegunaannya,”terang Yusri pada media ini Selasa 29/06/2021.

Lanjut Yusri menyebutkan bahwa sebanyak 52 unit alat pertanian jenis jonder di 12 kecamatan se- Konawe Utara (Konut) akan ditarik oleh pihak Pemda baik yang bagus maupun rusak.

Untuk itu, Yusri menegaskan melalui surat Intruksi Bupati Konawe Utara agar kelompok tani yang memiliki alat alsintan untuk diserahkan kepada Pemda atau tim yang telah dibentuk oleh Dinas Pertanian.

Untuk diketahui, usai penarikan alat pertanian tersebut pihak dinas terkait akan melakukan evaluasi terhadap kelompok tani yang sebelumnya di bentuk.

“Apaka masih layak produktif ataukan kepengurusan kelompok tersebut akan diantikan. Barulah nantinya alat pertanian tersebut di bagikan kembali sesuai kelayakan para kelompok tani,” tutupnya.

Sementara itu, Yusuf Monita selaku toko masyarakat warga desa Tandoloio mengaku mendukung tindakan Pemda untuk melakukan penertiban.

Bahkan tidak hanya mendukung, dirinya juga meminta pada Pemda atau dinas terkait agar melakukan penarikan alat pertanian secara keseluruhan tanpa pandang bulu.

“Saya sangat mendukung dengan progres dan tindakan Pemda dalam hal ini bupati Konawe Utara untuk melakukan penertiban, tetapi saya juga meminta agar semua alat harus ditarik yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada, serta tidak pandang bulu atau kekeluargaan,”harapnya.

Editor : AK

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait