Satu lagi Putra Konsel, Siap Tarung Lawan Petahana

  • Whatsapp

KONAWE SELATAN, SULTRADEMO. CO-Meski tahapan Pilkada masih beberapa bulan lagi, figur-figur Konsel yang siap membawa daerah pemekaran dari Kabupaten Konawe Induk sudah mulai nampak di ruang publik.

Jika sebelumnya Arsalim (wakil Bupati Konsel saat ini) menyatakan siap maju melawan petahana, Endang (mantan cabub Konsel 2015 lalu) yang ditemui Sultrademo belum berfikir terkait Pilkada, Rasyid (anggota DPRD Sultra) juga masih enggan berkomentar, maka figur kelahiran Konsel ini dengan penuh percaya diri menyatakan siap tarung lawan petahana.

Bacaan Lainnya

Siapa lagi kalau bukan Senawan Silondae, adik kandung mantan Ketua Badan Kehormatan DPRD Sultra, Almarhum Malik Silondae ini mengaku siap maju sebagai calon Bupati Konawe Selatan periode mendatang.

Dijelaskan Senawan, Sebagai Ketua PDIP Konsel, pihaknya telah mendapat instruksi dari pusat untuk maju membawa misi kerakyatan sebagai 01. Apalagi lanjut suami dari calon anggota DPRD Kendari terpilih baru-baru ini, pada Pilcaleg 2019 ini, PDIP Konsel berhasil menaikan perolehan kursi dari tiga menjadi lima kursi.

“Ini adlah modal awal, bicara pintu tinggal ditambah dua lagi, dan sudah ada dua Parpol yang kami komunikasi soal Pilkada nanti,” katanya saat ditemui di kediamannya beberapa hari lalu.

Kendati demikian, Senawan menjelaskan, saat ini dirinya masih terus melakukan komunikasi dengan masyarakat, mencoba menjajaki elektabilitas dan tingkat penerimaan masyarakat terkait niat baiknya andil dalam pembangunan Konsel.

“Saya orangnya realistis, tidak kaku dalam merespon dinamika, hari ini saya bilang mau maju 01, tapi siapa tau nanti ternyata endingnya saya sebagai 02, yang pasti apapun nanti hasilnya tergantung keinginan rakyat, kalau rakyat menginginkan saya maju sebagai calon bupati maka itu yang akan diikuti, intinya tuhan dan waktu akan menjawabnya,” ujarnya.

Bukannya ragu terhadap niatnya maju, tambah Senawan, tapi prinsip berdemokrasi itu adalah menghargai kedaulatan rakyat sebagai referensi dari langkah seorang calon pemimpin, selain kehendak tuhan, kehendak rakyat mesti menjadi acuan.

Dirinya tidak ingin memaksa diri jika rakyat tidak menghendakinya maju. Kehadirannya adalah menawarkan diri sebagai putra Konsel yang berkeinginan daerahnya maju.

“Saya tentu akan menghargai seluruh proses demokrasi ini, memang saya telah mendapat restu dari DPP PDIP, kursi juga sudah lima di parlemen Konsel, tapi rakyat harus jadi acuan, hari ini saya niat dan yakin maju 01 tapi ke depan siapa tau kondisi berbicara lain, ternyata saya sebagai 02, bahkan hanya sebatas partai pengusung,” ujarnya.

Senawan menambahkan, Sebagai bahan Evaluasi, Konsel secara geografis memiliki luas wilayah yang cukup signifikan dengan potensi SDA dan SDMnya,  mestinya untuk menyelaraskan itu diperlukan pemimpin yang benar-benar merasa memiliki daerah itu, tidak hanya sekedar datang merantau.

Setelah itu,  menyusul kualitas SDM pemimpin itu sendiri.

“Kualitas yang saya maksud yah calon pemimpin itu mesti cerdas dan pandai mengelolah daerah, bersih,  jujur, bijak, peduli dan amanah, serta siap mewakafkan diri untuk rakyat dan daerah, siapapun itu kalau punya kualitas itu layak dia jadi pemimpin,” tukas Putra kelahiran Baito/Konsel itu.

Reporter : Aliyadin Koteo

Pos terkait