Siswa SMP di Kendari Dikeroyok Gegara Tuduhan Curi Rp 60 Ribu, Orang Tua: Saya Tidak Mau Damai

Kendari, Sultrademo.co Seorang siswa SMP berinisial MF (13) di Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah teman satu sekolahnya. Aksi itu diduga dipicu tuduhan pencurian uang Rp 60 ribu.

“Anakku dikeroyok itu karena sebelumnya dia dituduh curi uang Rp 60 ribu,” kata ibu korban, Asna, Rabu (17/9/2025).

Bacaan Lainnya
 

Peristiwa pengeroyokan terjadi di depan SMPN 8 Kendari, Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, Senin (15/9/2025) siang, tepat saat jam pulang sekolah.

“Di depan SMPN 8 Kendari itu dia dikeroyok sama banyak anak-anak sekolah, waktu pulang sekolah itu kejadiannya,” ujar Asna.

Asna menceritakan, persoalan bermula pada Jumat (12/9/2025) ketika ada seorang siswa yang mengaku kehilangan uang. MF lalu menjadi sasaran interogasi karena saat itu ia satu-satunya siswa yang belum digeledah.

Namun, saat ditanya, MF justru menolak diperiksa sambil bercanda. Hal itu membuat sejumlah siswa lain curiga.

“Jadi anakku ini kan suka main-main, pas dia ditanya, dia malah bercanda dan tidak mau diperiksa. Karena saat itu memang sisa dia yang belum diperiksa,” jelasnya.

Tak lama kemudian, seorang guru datang dan melakukan penggeledahan. Hasilnya, tidak ditemukan uang yang dimaksud.

“Gurunya yang geledah, biar kos kaki diperiksa tidak ada,” ungkap Asna.

Meski sudah jelas tak terbukti, masalah belum selesai. Pada Senin (15/9/2025), saat pulang sekolah, MF didatangi sekitar 6 siswa lain dan dikeroyok di depan sekolah. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung melerai.

“Ada banyak di situ yang keroyok, kurang lebih ada 5 sampai 7 anak, dikeroyok di depan sekolah itu,” tutur Asna.

Tak terima anaknya menjadi korban, Asna melapor ke Polresta Kendari. Ia menyebut MF sudah menjalani visum sebagai bukti.

“Tadi sudah divisum, sudah buat laporan juga. Saya tidak mau damai, harus diproses hukum,” tegasnya.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait