Soal PBM Tatap Muka, Kadis Dikmudora : Kalau Waktunya Sudah Oke, Kita Langsung Jalan

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana memberlakukan pembelajaran tatap muka di sekolah pada tahun ajaran baru nanti, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Makmur memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahun ajaran baru 2021/2022 menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

“Tentunya kita Kota Kendari jauh-jauh hari sudah siap. Bahkan, sudah beberapa kali kita mengajukan rekomendasi kepada pemerintah dalam hal ini pemerintah kota, supaya kita diijinkan (tatap muka, red), tapi karena faktor keselamatan kesehatan peserta didik lebih diutamakan, jadi persiapan kita lakukan tetapi tatap muka belum kita laksanakan,” ujarnya, Jumat (19/3/2021).

Ia mengaku merespon positif rencana pemerintah pusat melaksanakan pembelajaran tatap muka di semester depan. Namun, menurutnya, semua harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran virus yang menyerang sistem pernafasan tubuh ini.

“Ada wacana dari presiden akan belajar tatap muka Bulan Juli. Saya rasa hal yang sangat positif sekali dan kami juga sekolah-sekolah sudah sangat siap merespon pembajaran tatap muka. Dari sisi prokes sudah siap, tenaga pendidiknya juga sebagian sudah vaksin, tinggal menunggu untuk divaksin berikutnya. Itu upaya-upaya yang kita lakukan,” ucapnya.

Semua kepala sekolah dijajarannya sudah mengupayakan alat prokes kesehatan. Termasuk, para guru sudah mempersiapkan materi pembelajaran bagaimana mengedukasi peserta didik agar terhindar dari paparan Covid-19.

“Skenario pengajaran yang akan diberikan kepada peserta didik juga di dalam dan luar sekolah juga sudah disiapkan. Tinggal kita menunggu (pelaksanaan belajar tatap muka) kalau waktunya sudah oke, kita langsung jalan. Tinggal menunggu instruksi kementerian,” jelasnya.

Laporan : Hani

Pos terkait