Sukses Gelar Rapimnas, Gede Pasek Suardika Harap Anas Urbaningrum Gabung PKN Usai Bebas

Ketgam : Anas Urbaningrum (Foto/Antara)

Jakarta, Sultrademo.co – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika menyatakan dirinya menunggu Anas Urbaningrum bergabung ke dalam PKN.

Hal itu diungkapkannya saat menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang pertama Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Kamis, (21/07/2022).

Bacaan Lainnya
 

Kata Gede, saat ini Anas masih menjalani masa hukuman atas tindak pidana korupsi yang korupsi yang tidak pernah dilakukan hingga saat ini.
Menurutnya, tugasnya sebagai Ketua Umum PKN akan lebih ringan bila Anas bergabung dengan PKN nanti.

“Kita juga berdoa semoga sahabat idola kita bersama mas Anas Urbaningrum segera bisa bersama-sama kita. Beliau masih tinggal sedikit lagi mengalami fase-fase rakaatnya. Begitu selesai, maka semakin ringan tugas saya karena sudah saatnya beliau kembali,” kata Gede dilansir dari cnnindonesia.com.

Lebih lanjut, Gede kemudian mengibaratkan Anas seperti mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Menurutnya, Anas akan bangkit kembali setelah menyelesaikan masa pidana penjara karena keadilan akan selalu mencari jalan sendiri.

“Kalau Malaysia punya Anwar Ibrahim yang diperlakukan sama dengan kasus berbeda kemudian harus masuk bui tapi akhirnya bisa bangkit kembali jadi pimpinan, maka kita semua berharap AU (Anas Urbaningrum)bisa kembali lagi,” harapnya.

“Kalau Malaysia punya Anwar Ibrahim bisa bangkit kembali kenapa AU di Indonesia tidak. Kita yakin pasti bisa, karena keadilan itu akan mencari jalannya sendiri,” sambungnya.

Kalau saat ini Anas harus menjalani hukuman atas sesuatu yang tidak pernah dilakukan, kata Pasek, maka alam akan bergerak pada saatnya untuk mengembalikan hal tersebut

“Alam akan mengembalikannya. Saya sangat yakin sekali itu,” tambahnya.

Sebagai informasi, Gede merupakan mantan politikus Partai Demokrat di bawah Anas pada 2010. Gede mendirikan PKN pada akhir 2021 silam. PKN telah dinyatakan sah dan memiliki badan hukum oleh Kemenkumham.

Ia mengakui pendirian PKN dilakukan setelah meminta restu Anas. Bahkan, mengakui PKN didirikan atas inisiasi para loyalis Anas.

Partai besutan loyalis Anas Urbaningrum ini menargetkan lolos parliamentary theshold pada Pemilu 2024 setelah sebanyak 476 kepengurusan dari 541 kabupaten dan kota terbentuk.

Dilansir dari m.bisnis.com, dengan terpenuhinya seluruh persyaraatan terkait kepengurusan, pihaknya siap untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai 1 sampai 14 Agustus sebagai salah satu peserta pemilu. Sekalipun akan ada pemekaran provinsi, pihaknya telah menyiapkan struktur partai pada calon provinsi baru tersebut seperti di Papua.

“Kami menyatakan siap untuk menghadapi Pemilu 2024 setelah membentuk 476 kepengurusan dengan target di atas 500 sampai pendaftaran pada Agustus mendarang,” Kata Gede.

Anas diperkirakan bebas pada akhir 2022 atau awal 2023. Anas mendekam di penjara usai divonis bersalah dalam kasus proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang 2010-2012.

Anas dihukum 8 tahun penjara dalam kasus tersebut. Selain dihukum 8 tahun penjara, hak politik Anas Urbaningrum juga dicabut. Dia dilarang dipilih selama 5 tahun sejak bebas dari penjara.

 

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait