Kendari, Sultrademo.co — Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., membuka rangkaian kegiatan Sultra Maimo (UMKM, Digital, Inklusif dan Berdaya Saing) 2026 yang dirangkaikan dengan Finance, Sport and Art (FinSpora) 2026 di The Park Mall Kendari, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) dan didukung sejumlah lembaga jasa keuangan itu menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis UMKM dan digitalisasi.
Wali Kota Kendari mengapresiasi Bank Indonesia Sulawesi Tenggara yang kembali mempercayakan Kota Kendari sebagai tuan rumah Sultra Maimo 2026.
Menurutnya, meski membawa nama Sulawesi Tenggara, pelaksanaan kegiatan di Kota Kendari menjadi kebanggaan sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap ibu kota provinsi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan UMKM dan pertumbuhan ekonomi di Kota Kendari,” ujar Siska.
Ia menilai Bank Indonesia selama ini menjadi salah satu mitra strategis Pemerintah Kota Kendari dalam melakukan pembinaan terhadap UMKM. Sultra Maimo, kata dia, tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antarlembaga untuk memperkuat perekonomian daerah.
Ketua Komwil VI APEKSI itu mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut memiliki manfaat luas karena memadukan promosi UMKM, edukasi keuangan, digitalisasi transaksi, hingga kampanye ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah plastik.
“Tidak hanya berbicara tentang UMKM, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat terhadap literasi keuangan, digitalisasi, hingga pengelolaan lingkungan yang memiliki nilai ekonomi,” katanya.
Sebanyak 50 pelaku UMKM ambil bagian dalam Sultra Maimo 2026. Peserta terdiri atas 30 UMKM lokal Sulawesi Tenggara dan 20 UMKM nasional.
Kehadiran UMKM dari berbagai daerah tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Sulawesi Tenggara.
Siska juga mengajak sektor perbankan memperkuat kolaborasi dalam mendukung UMKM agar mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional dan internasional.
Peluang tersebut, menurutnya, semakin terbuka seiring rencana Pemerintah Kota Kendari mengikuti Mayors Academy di Shanghai serta pameran UMKM internasional di Yiwu, Tiongkok.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di tingkat nasional, tetapi bisa membawa produk UMKM Sulawesi Tenggara menuju pasar internasional,” ujarnya.
Siska menambahkan, kegiatan seperti Sultra Maimo turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Kendari. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah pada triwulan II 2026 telah mencapai sekitar 5,1 persen, yang ditopang meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan geliat UMKM.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengatakan Sultra Maimo 2026 memiliki tiga tujuan utama, yakni memperkuat pengembangan UMKM, mendorong digitalisasi transaksi keuangan, serta mempererat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Selama sepekan pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran UMKM, business matching, promosi investasi, lomba content creator, edukasi keuangan, hingga kompetisi olahraga dan seni dalam rangkaian FinSpora 2026.
“Kami ingin seluruh pihak berkolaborasi untuk memajukan perekonomian Sulawesi Tenggara. UMKM harus berkembang, transaksi digital semakin meningkat, dan masyarakat mendapatkan manfaat nyata dari kegiatan ini,” kata Edwin.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, turut mengajak seluruh anggota FKIJK dan industri jasa keuangan menjaga soliditas serta memperkuat kolaboras






