Teruntuk Rahim Yang Pernah Terpayahkan

  • Whatsapp

Sultrademo.co – Pejuang …….

Mungkin kata yang tepat untuk mengawali tulisan ini diikuti oleh rombongan hujan beramai-ramai membasahi bumi dipenghujung tahun 2019 tepat 22 Desember 2019.

Bacaan Lainnya

Kehadirannya seakan memberikan senyum ria dan harapan hidup bagi makhluk hidup yang tumbuh dan berdiam diatas semesta, sebagaimana peran ibu yang dengan kasih sayangnya selalu ada harapan hidup.

Untuk rahim yang pernah payah kitab suci berbicara atas wajibnya patuh bahkan untuk sekedar berkata “Ah” tidak ada ruang baginya kecuali kehinaan, tidak ada satu ungkapan yang mampu mewakili kecuali terimakasih untuk tulusnya hati dan ikhlasnya tindakan dalam memberi kasih sayang.

Penulis sependapat jika mengasihimu tidak sekedar seremonial tahunan sebagaimna yang lazim saat ini, dan penulis pastikan tulisan ini bukan sekedar moment tahunan untuk merangkai kata-kata sepuitis ini.

Izinkan saya merakumnya melalui jemari mungil ini.

Menyandingkanmu dengan ibu yang lain adalah kedurhakaan dan tiada kedurhakaan yang paling dibenci kecuali kepada kedua orang tua dan keridhoanmu adalh keistimewaan atasmu.

Engkau Memiliki kesabaran yang mnurutku itu kelebihan atasmu, sabar dalam membersihkan kotoran kami yang tanpa permisi, mengajarkan kami cara berjalan, memapah kami ketika terjatuh dan tak lupa membekali kami cara menghargaii

Kami tidak akan mampu berbakti layaknya Uwais Al-qarni tapi kami terus memohon agar kelak usaha kami untuk membahagiakanmu dengan doa dan kemampuan yang kami miliki

Teruntuk siapupun yang telah menjadi ibu dan ayah kami, semoga kami berkesempatan berbakti lebih kepadamu.

“Kalaulah ada kebaikan yang kami peroleh didunia ini maka itu berkat doamu IBU”

#Selamat Hari Ibu🌹🌹

 

Pos terkait