Tim Advokat Siap Kawal Kasus Dugaan Intimidasi Sembilan Jurnalis di Kendari

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo. Co Tim advokat yang bernaung di bawah lembaga Hukum Supriyadi dan CO , siap mengawal kasus intimidasi terhadap sembilan Jurnalis yang di duga dilakukan oleh pihak kepolisian saat meliput aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

“Prinsipnya selain mendampingi rekan pers tentang hak-hak korban, kami juga sekaligus membantu pihak kepolisian menerangkan suatu perkara,” Ungkap Supriyadi.

Bacaan Lainnya

Supriyadi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari korban, mereka telah dihalang-halangi dan dintimidasi. Olehnya itu bentuk menghalangi dan intimidasi terlebih dahulu akan di analisa. Karena jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999. Pasal 2 dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 menegaskan, kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.

“Tugas kepolisian juga kan mencegah dan menghindari terjadinya pelanggaran hukum, jadi laporan ini merupakan antisipasi, termaksud ancaman itu,” tegasnya

“KasusĀ  iniĀ  masuk pidana khusus, bukti permulaan kami anggap cukup atas dasar itulah kami laporkan, bukti rekaman yang di hapus tidak ada sedangkan sampel rekaman dari yang lain ada, sehingga data itu kita jadikan data pembanding”

“Mengacu pada UU pers, unsur yang menegaskan hak pers untuk mendapatkan informasi yang tertera dalam pasal 18 ayat 2 dan 3 ini yang kita pakai”

“Konteksnya kita minta perlindungan hukum apabila ada kejadian yang tidak diinginkan kita bisa deteksi lebih awal atas dugaan teror ini kita minta tolong untuk di lacak, intinya bagaiman perlindungan hukumnya” Tambahnya.

“Berbicara Hukum itu berbicara bukti, minimal memenuhi dua alat bukti permulaan yang cukup, keterangan saksi, penghapusan paksa data handphone, minimal satu saja yang terpenuhi pada proses penyelidikan kita buka semua dan kita kumpulkan keterangan sembilan jurnalis, sehingga ada perkembangan perkara”

Terakhir Ia berharap pihak kepolisian dapat menindak lanjuti, agar ada kepastian kasus ini. (Ilfha)

Pos terkait