Timsel Umumkan Hasil Tes Wawancara Calon Komisioner KI Sultra, Cek Disini

Kendari, sultrademo.co – Tim seleksi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi mengumumkan hasil seleksi wawancara calon anggota Komisi Informasi Sultra Periode 2021-2025.

Ketua Tim Seleksi M. Najib Husain menjelaskan bahwa seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Sultra telah dimulai sejak 7 Oktober 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

“Seleksi dilaksanakan dengan empat tahapan yang telah diatur dalam Peraturan Komisi Informasi (Perki) nomor 4 tahun 2016 tentang pedoman pelaksanaan seleksi dan penetapan anggota komisi informasi, yang terdiri dari Tahap Seleksi Administrasi, Tahap Tes Potensi, Tahap Psikotes dan Dinamika Kelompok dan Tahap Wawancara” terang Najib Husain dalam rilis tertulis yang diterima media sultrademo, Jumat (17/12/2021).

Najib menerangkan pada tahapan seleksi wawancara dilakukan secara hibrid, 4 timsel wawancara secara offline dan 1 timsel melakukan wawancara secara online dengan waktu yang diberikan setiap timsel selama 20 menit, tahapan ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri atas 13 peserta laki-laki dan 3 peserta perempuan.

“Materi wawancara yang dilakukan oleh timsel berkaitan dengan pengetahuan tentang Komisi Informasi, pengetahuan tentang keterbukaan informasi, pengetahuan tentang media massa, pengetahuan tentang proses persidangan di komisi informasi dan juga dilakukan konfirmasi terhadap tanggapan masyarakat kepada peserta,” terangnya.

Dari hasil seleksi wawancara yang dilakukan oleh 5 timsel yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 12 orang yang terdiri atas 3 perempuan dan 9 peserta laki-laki.

“Dua belas peserta yang lolos ke tahap terakhir berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda. Ada yang dari latar belakang advokat hukum, dosen, aktivis perempuan, dan dua peserta yang merupakan komisioner KI Sultra sebelumnya,” pungkasnya.

Berikut 12 nama peserta yang lolos untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di DPRD Sultra.

 

 

 

Pos terkait