Baubau, Sultrademo.co – Sebagai tindak lanjut pertemuan Presiden Joko Widodo kepada pejabat Polri di Istana Negara beberapa waktu lalu. Kapolres Baubau AKBP, Erwin Pratomo memberikan arahan terhadap PJU, para Kapolsek dan seluruh personel Polresta Baubau di Aula Kemitraan Polresta Baubau, pada Senin (17/10).
Dalam arahanya Erwin menyampaikan kepada personelnya banhwa anggota Polri harus punya sense of crisis, menghilangkan gaya hidup glamour, hedon atau mewah.
“Anggota Polri harus punya sense of crisis, menghilangkan gaya hidup glamour, hedon atau mewah. Tentunya kita semua sepakat bahwa hal yang sifatnya bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik, terkait dengan gaya hidup mewah, hal-hal yang bersifat pelanggaran tentunya harus kita hilangkan,” ujarnya, pada Senin (18/10/2022).
Menurutnya, jangan sampai hal tersebut akan melahirkan letupan-letupan karena kecemburuan sosial di masyarakat sebab saat ini masyarakat sangat kritis di era keterbukaan dan media sosial.
“Kita harus peka terhadap lingkungan dimana tempat bertugas. Berikan bantuan, berikan pelayanan yang baik dan jadikan diri kita menjadi Polri sebagai penolong masyarakat disekitar kita,”tutur Erwin.
Lebih lanjut, Erwin menegaskan polisi harus menangani setiap permasalahan dengan cepat, tepat dan baik terhadap keluhan masyarakat.
“Kita harus menangani dengan cepat tepat dan baik terhadap keluhan masyarakat, jangan sewenang-wenang, mencari-cari kesalahan,” tegasnya.
Dirinya membeberkan bahwa saat ini indeks kepuasan masyarakat terhadap institusi Polri mengalami penurunan hanya mencapai 54,4 % yang sebelumnya sempat menduduki peringkat pertama dengan nilai 80,2 %.
Demi menjaga stabilitas keamanan, Erwin juga berpesan agar tetap menjaga solidaritas internal dan sinergitas dengan TNI, selain itu bagaimana melakukan tindakan tegas terhadap hal-hal yang bisa berdampak terhadap perpecahan serta hal-hal yang mengganggu kehidupan masyarakat yang saat ini sedang sulit.
Selain itu, Erwin juga menyampaikan akan menindak tegas judi online dan penyalah gunaan narkoba.
“Tentunya pemberantasan judi online, pemberantasan narkoba, dan pemberantasan-pemberantasan hal-hal yang sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat,” pungkasnya.
Laporan: Muh Sulhijah








