Transisi Jenderal Ke Sipil Tito Karnavian

  • Whatsapp

Tito Karnavian dalam sehari berubah menjadi seorang sipil sepenuhnya. Sehari sebelumnya ia masih memiliki bintang 4 di pundaknya. Sehari setelahnya, kala Presiden Jokowi mengumumkan Kabinet Jilid II , transformasi seorang Kapolri menjadi Mendagri berjalan sedemikian cepat. Dan tidak terlihat sama sekali gestur canggung pada dirinya. Berbalut Pakaian Sipil Lengkap, Jas dan Dasi serta Songkok Nasional , Tito Karnavian memberikan sambutanya. Ia mengatakan tentunya berbeda antara kultur organisasi di POLRI dan KEMENDAGRI, di POLRI semua personil siap menjalankan komando tunggal, di KEMENDAGRI harus lebih cair dan fleksibel.

Kecepatan adaptasi menjadi kunci. POLRI sebagai instansi SIPIL yang bersenjata, berbeda dengan TNI yang sepenuhnya militer. Ada tagline sipil dalam identitas POLRI seharusnya, karena sama – sama sipil, mengelola KEMENDAGRI akan menjadi relatif cepat dikuasai. Namun gaya organisasi yang berbeda menjadi tantangan mengendalikan institusi ini. Dan Tito berhasil memberikan sudut pandang positif masyarakat terhadap gerak seorang mantan Jenderal Polisi yang menjadi sipil 100%. Tidak mengejutkan , karena basis akademisi dengan gelar guru besar yang disandang, membuat gaya komunikasinya pada personil sipil lebih luwes.

Bacaan Lainnya

Hal ini terpancar dari cara ia membawa masuk pribadinya ke lingkungan KEMENDAGRI. Statement pertamanya kepada para ASN bukan berupa komando atau perintah. Namun, sebuah permohonan agar ia dapat diterima dalam keluarga KEMENDAGRI, sangat humanis dan membumi. Hari pertama ia bertugas sebagai Mendagri, langsung bertolak ke Papua bersama Presiden Jokowi. Disana ia berdialog bersama masyarakat membahas aspirasi pemekaran dua calon Provinsi Baru. Selanjutnya ia mengecek pelayanan Pemda Papua pasca kerusuhan, agaknya tito berusaha cekatan , hingga ia sudah paham apa yang harus dilakukanya.

Respon cepat menanggapi isu terkini yang menjadi viral tentang DKI, Tito menyampaikan akan berkomunikasi dengan Gubernur dan Ketua DPRD Jakarta mengenai penganggaran lem Aibon 82 Miliar. Hal ini menjadi manifestasi gebrakan pertama yang ia lakukan dalam melaksanakan evaluasi APBD agar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat. Fokus Mendagri Tito adalah pemanfaatan APBD agar mengutamakan belanja produktif, infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan UMKM.

Keunggulan latar belakang Jenderal Polisi seorang Tito Karnavian, menjadikan keterkaitan antara Aparat Negara, baik Sipil ,Militer, maupun Polisi menjadi lebih padu. Figuritas seorang tito dipandang dapat menyingkirkan ego sektoral , dan menghilangkan stigma aparat sipil yang berada dibawah kasta aparat Militer ataupun kepolisian. Kekompakan dengan TNI yang pernah ditujukan kala memimpin Polri menjadi pemandangan rancak yang disukai masyarakat sebelumnya. Baru pada masa Tito dan Panglima Hadi, TNI – Polri terlihat sedemikian mesra. Kini , ASN, TNI, POLRI akan menjadi Triumvirat abdi rakyat yang solid!

Di awal ia menjabat sebagai Mendagri, ia menyampaikan bahwa ia akan melakukan ‘belanja masalah’ dalam melaksanakan TUPOKSI-nya. Artinya ia sudah siap melakukan adaptasi dengan masalah – masalah yang menjadi inti pelaksanaan tugasnya. Salah satu misi yang ia emban pada amanahnya kini adalah mengubah pola dan budaya feordal di kalangan priyayi, ASN sebagai penguasa harus diubah sepenuhnya menjadi ASN sebagai pelayan masyarakat.

Tito menyadari, kerterkaitan garis struktural antara Pemerintah pusat dibawah KEMENDAGRI dengan Daerah adalah sinergisitas koordinatif yang saling menguatkan. Bukan Instruksional dengan garis Komando, karena kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat, bukan berdasarkan penunjukan. Sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat dan sinergis. Hingga akhirnya, dari langkah demi langkah di hari – hari awal Tito Karnavian bekerja, dapat kita terima dengan lapang, nafas yang lega, pikiran yang tenang, kepemimpinan ASN seluruh Indonesia berada di tangan yang benar! Seorang Purnawirawan Jendral yang lengkap, multitalenta dan serba bisa.

Selamat Bekerja Menteri Tito!

Pos terkait