Waspada, Beberapa Wilayah ini Potensi Dilanda Cuaca Ekstrim

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau masih terdapat indikasi potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia sepekan kedepan.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer (1/1/2020), terpantau Pola tekanan rendah 1003 hPa, teridentifikasi di Barat Daya Australia penguatan angin musim barat.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut dipicu oleh adanya fenomena atmosfer skala regional hingga lokal, yaitu aktifnya monsun asia yang menyebabkan peningakatan pasokan massa udara basah di wilayah indonesia, terbentuknya pola konvergensi dan terjadinya pelambatan kecepatan angin di beberapa wilayah periode 1 sampai 4 Januari yakni Lampung, Banten, Jawa barat, DKI Jakarta, jawa tengah, jawa timur, D.I Yokjakarta, NTT, NTB, Kalimantan tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku dan Papua.

Deputi Bidang Meteorologi Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.sc dalam rilisnya Jakarta (1/1/2020), mengimbau kepada masyarakat supaya tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Sementara, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Kendari Ramlan S. Si, MSi menjelaskan nassa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di Wilayah Sultra sampai lapisan 700 mb mencapai 70-90 persen, serta indek labilitas sedang sampai kuat dan pola Konpektif skala lokal di wilayah Sultra. Sehingga terbentuknya pola konvergensi( pertemuan angin) disekitar Wilayah Sulawesi Tebggara (Sultra), terutama dibagian wilayah selatan sekitar Wakatobi, Bau-bau, Buton selatan dan Buton tengah.

“Beserta hangatnya suhu muka laut disekitar wilayah Sultra terutama bagian selatan, sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan tinggi diwilayah Sultra,” lanjutnya.

Ramlan menjelaskan berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Provinsi Sultra memperkirakan dalam 3 hari kedepan berpotensi cuaca ekstrem, cura hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan kencang berpotensi terjadi dibeberpa wilayah yakni Wakatobi, Buton Selatan, Buton tengah, Buton utara, Bau-bau, Buton, Konawe Utara, Konawe Selatan, Bombana, Muna Barat, Muna, Kendari, Konawe.

“Potensi Cuaca berupa angin kencang yang dapat mecapai diatas 15 knot sehingga berpotensi gelombang tinggi 1, 25-2,5 meter ( Kategori gelombang sedang ) terjadi diwilayah seperti Perairan Bau-bau, perairan Wakatobi, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara,”jelasnya .

Ramlan manyampaikan masyarakat tetap memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait umtuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi.

” Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas dipesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi yakni perairan Bau-bau, Wakatobi dan laut Banda Sultra agar tetap waspada terhadap resiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran,”harapnya.

Laporan: ilfa
Ediotor : AK

Pos terkait