Angka Kemiskinan Sultra Naik, Kini Capai 318 Ribu Orang

  • Whatsapp
Ketgam : Tren persentase penduduk miskin di Sulawesi Tenggara, Maret 2018- Maret 2021 (%)

Kendari, Sultrademo.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis data terkait kemiskinan di Sultra.

Koordinator Fungsi Statistik Sosial, Badan Pusat Statistik BPS Sultra, Ahmad Luqman mengungkapkan jumlah penduduk miskin di Sultra berdasarkan data Maret tahun 2021 mencapai 318,70 ribu orang.

Bacaan Lainnya

Terjadi peningkatan sebanyak 1,38 ribu orang jika dibandingkan data statistik pada bulan September 2020. Sedangkan jika dibandingkan data statistik pada bulan Maret 2020, penduduk miskin di Sultra naik hingga 16,88 ribu orang.

“Persentase penduduk miskin pada bulan Maret 2021 adalah sebesar 11,66%, turun sebesar 0,03% jika dibandingkan bulan September 2020 dan naik sebesar 0,66% jika dibandingkan bulan Maret 2020,” ungkap Lukman dalam siaran persnya, Kamis (15/7).

Ia menjelaskan, Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada bulan Maret 2021 sebesar 7,66%, naik 0,04 poin terhadap September 2020. Sedangkan persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada bulan Maret 2021 adalah sebesar 13,89% dan turun sebanyak 0,04 poin dari September 2020.

“Dibandingkan September 2020, jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2021 di daerah perkotaan mengalami peningkatan sebanyak 1,83 ribu orang, yakni dari 73,22 ribu orang pada September 2020 menjadi 75,05 ribu orang pada Maret 2021,” bebernya.

Sementara untuk daerah perdesaan, penduduk Miskin mengalami penurunan sebanyak 0,45 ribu orang, yakni dari 244,10 ribu orang, pada September 2020 menjadi 243,65 ribu orang pada bulan Maret 2021.

Ia menambahkan, hitungan angka Garis Kemiskinan (GK) pada bulan Maret 2021 tercatat sebesar Rp 378.589 perkapita perbulan, dengan komposisi GK Makanan sebesar Rp 283.400, atau sebesar 74,86% dan GK Bukan Makanan sebesar Rp 95.189 atau sebesar 25,14%.

“Pada Maret 2021, secara rata-rata rumah tangga miskin di Sulawesi Tenggara memiliki 5,18 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp 1.961.091, per rumah tangga miskin per bulan,” tutupnya.

Penulis : Luthfi Badiul Oktaviya

Pos terkait