Diduga Stres Masalah Rumah Tangga, Pria di Kolaka Tewas Bunuh Diri

  • Whatsapp

Kolaka, Sultrademo.co – Seorang Pria bernama Yusran (20) dari Desa Lalonggopi, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun Hama pada Sabtu dini hari (20/02).

Berdasarkan keterangan Bripka Ashar Saman selaku Anggota Polsek Wolo menjelaskan, bahwa hasil penyelidikan, Sabtu tanggal 20 Februari 2021 sekira pukul 10.00 Wita bertempat di Lingkungan III Lapalisu Pantai, Kelurahan Wolo, Kecamatan Wolo, Kolaka telah ditemukan mayat seorang laki – laki yang diduga meninggal dunia karena meminum racun Insektisida pembasmi hama.

Bacaan Lainnya

Dikuatkan keterangan istri korban Samriani (16) menjelaskan bahwa hubungan rumah tangganya sedang tidak harmonis dan sudah lama pisah ranjang.

Kepada Polisi, Samriani mengatakan bahwa sekira pukul 08.00 Wita dia dan korban sempat melakukan percakapan atau chating via messenger Facebook.

Dalam isi chating tersebut, korban Yusran pamit kepada istrinya akan mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun.

“Alasannya karena tidak bisa menanggung beban permasalahan rumah tangganya yang sedang terjadi.

Istri korban sempat mengatakan via chating kepada korban agar tidak melakukan hal tersebut yakni meminum racun,” Kata Bripka Ashar menirukan penjelasan istri korban.

Sementara, berdasarkan keterangan adik kandung korban atas nama Sri Wahyuni kepada polisi menjelaskan, bahwa sekitar pukul 08:15 Wita, korban keluar dari rumah berboncengan dengannya. Dalam perjalanan korban berhenti membeli minuman pop ice. Setelah itu, ke Desa Iwoimopuro untuk membeli racun hama insektisida merk Dangke Turbo.

Usai dari situ, lanjut polisi, korban menyampaikan kepada adiknya untuk diturunkan di Pasar Raya Wolo. Adik korban awalnya sudah curiga atas perubahan sikap kakaknya yang tidak seperti biasanya.

“Beberapa saat kemudian adik korban langsung memangil kakaknya yang satu lagi bernama Rustan untuk mencari korban di belakang pasar, pada saat itu korban ditemukan dalam keadaan terbaring di pinggir laut tepatnya di belakang Pasar Wolo, dan kemudian Keduanya langsung mengangkat dan membonceng korban untuk dilakukan pertolongan namun setelah sampai di puskesmas nyawa korban tidak bisa tertolong (meninggal dunia),” jelasnya.

Kapolsek Wolo IPTU Hairuddin. M.,SE, membenarkan adanya kasus dugaan bunuh diri yang terjadi di wilayah tugasnya dan telah dilakukan tindakan mendatangi TKP, selanjutnya kasus ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian.

Laporan : Muh. Ichwanul Abdillah

Pos terkait