Laporan: Supriyadin Tungga
Konawe Utara, sultrademo.co – Wakil Presiden (Wapres), Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin di jadwalkan berkunjung ke Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kedatangan Wapres ke-13 Indonesia ini, dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan kawasan industri smelter yang berlokasi di Kecamatan Motui, Konut.
Wapres Ma’ruf Amin akan didampingi langsung para Menteri, Kapolri, Panglima TNI, bersama para pejabat tinggi negara, Kepolisian, TNI, dan Swasta.
“Sudah terjadwal tanggal 19 sampai 20 Mei Bapak Wakil Presiden RI datang ke Konut naik pesawat kepresidenan. Tiba sekitar jam 10 pagi di Sulawesi Tenggara, setelah itu istrahat dan lanjut perjalanan ke Konawe Utara,” Kata Bupati Konut, Ruksamin melalui Sekretaris Daerah Sekda (Konut), H. M. Kasim Pagala saat meninjau lokasi kedatangan Wapres RI di Motui, Kamis (14/5/2022).
“Saya mewakili bapak bupati dan bapak wakil bupati bersama pak Kapolres Konut dan jajaraannya, bapak pabung Kodim 1417/Kendari, Kepala Pos BIN Konut, Basarnas dan para SKPD Konut telah meninjau lokasi kedatangan bapak Wapres RI dan rombongan,”sambungnya.
Disampaikan Kasim Pagala, pendirian kawasan industri smelter di Bumi Oheo itu, didirikan oleh PT. Nusantara Industri Sejati (NIS) kerjasama Pemerintah Daerah (Pemda) Konut dibawah koordinasi Pemerintah Provinsi Sultra dan Pusat.
Sebelumnya, kata Oher sapaan akrabnya, PT NIS telah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar pembanguan kawasan industri. Selain itu, telah melakukan ganti rugi kepada beberapa pemilik lahan. Pembayaran dilakukan secara bertahap, pergelombang.
Untuk pembanguan kawasan industri smelter PT NIS, lanjut mantan Kadis DPPKB Konut ini, berdiri diatas lahan seluas 4.766 hektar.
“375 hektar sudah di bebaskan oleh pihak perusahaan berkoordinasi dengan Pemda Konut. Untuk pembayaran dilakukan secara bertahap,”ujarnya mewakili Bupati Konut, Ruksamin yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Pusat.
Pembangunan kawasan industri smelter merupakan upaya pemerintah untuk memajukan roda perekonomian daerah. Selain itu, membuka lapangan kerja bagi masyarakat, terutama masyarakat lokal Konut.
“70 persen masyarakat lokal Konut Insya Allah peroleh lapangan kerja dengan adanya pembanguan kawasan industri ini. Ini yang terus di dorong bapak bupati membangun komunikasi di semua lini sektor, demi kesejahteraan daerah dan mayarakat yang lebih maju dan berdaya saing,”tutupnya.






