Kasatpol PP Kendari Bantah Rusak Lapak Milik Pelaku UMKM

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co-Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari diduga telah merusak sejumlah fasilitas dan lapak milik pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terletak di kawasan MTQ Kendari.

Dinilai merusak sebab tanpa pemberitahuan dan surat perintah. Menanggapi tudingan itu, Kasatpol PP Kota Kendari Amir Hasan menegaskan bahwa yang dilakukan pihaknya bukanlah pengrusakan melainkan penertiban yang memang menjadi rutinitas Satpol PP setiap bulannya.

Bacaan Lainnya

“Satu tahun lalu pada bulan Desember 2018, pihak kami sudah melakukan rapat yang dihadiri oleh lurah, camat, kapolsek, dan dinas kebersihan yang membahas tentang syarat-syarat untuk berdagang dilokasi parkir eks MTQ,” jelas Amir saat dihubungi via telepon.

“Beberapa hari yang lalu ada laporan dari masyarakat bahwa terjadi pesta miras (minuman keras) di sekitar tempat itu makanya kami lakukakan penertiban, itu juga kami lakukan dalam rangka persiapan HPS,” tegas Amir.

Menyangkut laporan polisi Asosiasi Pedagang eks MTQ atas penertiban lapak, Amir menyatakan itu merupakan konsekwensi logis atau resiko dari apa yang dilakukan Satpol PP sebagai penegak Perda.

“Sebagai warga negara kami akan ikuti proses hukumnya karena yang kami lakukan sudah sesuai prosedur dan itu bukan pembongkaran tetapi penertiban makanya lapak-lapak tersebut kami tertibkan,” katanya.

Amir juga menegaskan penertiban tersebut bukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Pada Desember 2018 lalu pihak Satpol PP sudah melakukan perjanjian dengan pelaku usaha yang didalam perjanjian itu terdapat beberapa kesepakatan untuk ditaati sebagaimana mestinya.

“Kami telah sepakati bersama, didalamnya ada point yang harus diikuti dan ditaati oleh pihak pedagang tersebut,” tepis Amir.

Laporan : Hani
Editor : Aliyadin Koteo

Pos terkait