Konsolidasi Nasional Koperasi Merah Putih, Sultra Siapkan 328 P3K untuk Dukung Operasional

Ketgam: Rapat Konsolidasi Nasional dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (8 Agustus 2025). Foto: ist.

Denpasar, Sultrademo.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini mempertemukan para gubernur se-Indonesia dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koperasi Budi Arie, Menteri Desa, Menteri Hukum, Menteri PAN-RB, serta jajaran wakil menteri dan pejabat terkait.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya konsolidasi koperasi merah putih tidak berhenti di tingkat pusat. “Rapat seperti ini harus dilakukan sampai ke desa dan kelurahan,” ujarnya.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian memaparkan progres penyusunan regulasi berupa surat keputusan percepatan pembentukan koperasi merah putih.

Di Sultra, Gubernur Andi Sumangerukka memastikan seluruh regulasi pendukung telah dirampungkan, mulai dari surat keputusan hingga peraturan gubernur. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong operasionalisasi koperasi merah putih di seluruh wilayah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Sultra menyiapkan 232 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang ditempatkan di sejumlah dinas terkait, ditambah 96 tenaga P3K di 17 kabupaten/kota. Mereka akan membantu mempercepat operasionalisasi koperasi merah putih di lapangan.

Laporan: Arini Triana Suci R

Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait