KPUD Buteng Lantik 230 PPS Se-Kabupaten Buton Tengah

Ketua KPUD Buteng La Ode Abdul Jinani di dampingi tiga komisioner KPU saat proses penandatanganan Pakta Integritas

Buton Tengah, Sultrademo.co – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Ketua KPUD La Ode Abdul Jinani resmi melantik 230 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat Kelurahan Desa.

Pelantikan ini dilaksanakan di Gedung Kesenian Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah pada Hari Minggu tanggal (26/5/2024).

Bacaan Lainnya
 
 
 

Ketua KPUD Buteng, La Ode Abdul Jinani menerangkan, seharusnya yang dilantik sebanyak 231 orang akan tetapi ada satu orang yang berhalangan untuk hadir dikarenakan sakit.

“Yang sesuai dengan pengumuman itu 231 orang dan yang terkonfirmasi itu kalau tidak salah 230 orang satu orangnya tidak dapat hadir karena sakit,” ucap Ketua KPUD Buteng La Ode Abdul Jinani saat dikonfirmasi usai kegiatan pelantikan dan Bimtek PPS.

Kemudian La Ode Abdul Jinani juga menaruh harap kepada seluruh anggota PPS yang baru saja dilantiknya agar bekerja dengan baik.

“PPS harus bekerja dengan baik terkait dengan isu-isu yang menerpa kami dalam hal.perekrutan penyelenggara ya harapannya kita buktikan dengan kinerja. Dan tadi juga saya sudah menyampaikan untuk menjaga sikap dan prilaku bahwa siapapun mereka sebelum direkrut tidak ada masalah buat kami yang penting tidak terafiliasi dengan partai politik dan pada saat sudah menjadi bagian dari penyelenggara maka mereka bagian dari kami sebagai penyelenggara dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa sekarang ini bekerja dengan profesional menjaga sikap, perilaku,” jelasnya.

Selain itu, Laode Abdul Jinani juga menekankan kepada PPS agar selalu bekerja dengan profesional dan jangan menjadi penyebab konflik.

“Ya karena kita ini penyelenggara harus kita buktikan kepada masyarakat bahwa kita bekerja dengan profesional tanpa tendensi lain-lain,” ungkapnya

Diakhir kalimatnya Ketua KPUD Buteng La Ode Abdul Jinani menjelaskan soal isu perekrutan penyelenggara yang katanya syarat dengan kepentingan politik.

“Jadikan itu hanya isu-isu saya tidak mau banyak menanggapi masalah itu pada prinsipnya kami berlima melakukan musyawarah melakukan pleno untuk menentukan siapa-siapa nama yang terpilih tentu orang-orang tepilih sudah melewati berbagai proses dari tes CAT tes Wawancara dan jtu prosesnya kalaupun itu di sinyalir saya tidak akan masuk di wilayah itu karena saya juga tidak pernah ketemu sama anggota PPS ini,” pungkasnya.

 

Laporan : Irfan’s

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait