Kunjungi Buteng, Tim KPK RI Ingatkan Fungsi Pencegahan dan Penindakan Korupsi

BUTON TENGAH, SULTRADEMO.CO – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyambangi Kabupaten Buton Tengah pada Senin (25/10/2021). Kunjungan ini dalam rangka audiensi dan koordinasi kepada Pemerintah Kabupaten Buton Tengah terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi terintegrasi.

Dihadapan Bupati dan Sekda Buton Tengah serta OPD yang hadir saat audiensi, Ketua Tim satgas KPK wilayah IV Haryono mengingatkan bahwa KPK selain memiliki fungsi pencegahan juga dapat melakukan penindakan korupsi.

Bacaan Lainnya

Sehingga Ia mengingatkan agar pemerintah daerah menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan rel yang sudah ditetapkan.

“Kami hadir karena tugas dan fungsi kami. Tapi kami berdasarkan pasal 6 UU No 19 tahun 2019. Kami sewaktu-waktu hadir sebagai fungsi pencegahan namun bisa hadir dengan fungsi penindakan,” ucap Basuki Haryono.

Lalu Ia mencontohkan dengan beberapa kasus di daerah yang lain diantaranya Jambi. Ia menyampaikan cerita saat berkunjung kesana, mereka hanya datang sebagai fungsi pencegahan.

“Mungkin masih ingat dengan Jambi yang saat itu ada artis inisial ZZ. Saat itu Kami hadir dari sisi fungsi pencegahan. Kami datang saat itu karena ada keluhan dari Pemda terkait APBD yang masih terhambat belum disahkan oleh DPRD,” katanya.

Karena terhambat kemudian dilakukan mediasi untuk menjabatani masalah yang terjadi yang ujungnya adalah hanya karena permintaan sejumlah uang dari beberapa anggota dewan untuk mengesahkan APBD.

“Saat itu kami menjembatani antara pemda untuk bertemu dengan DPRD yang saat itu tidak menjadi agenda KPK. Disana (DPRD) kami sampaikan program kami, pendampingan kami terhadap pemda. Saat itu mereka sepakat dengan program kami dan keluhan pemda kami sampaikan untuk menyelesaikan pengesahan APBD. Saat itu saya ingat betul pada hari Kamis menjelang maghrib,” tambahnya.

Dari pertemuan tersebut disepakati untuk melanjutkan pembahasan APBD. Selanjutnya pada Jumatnya, masih kata Haryono, mereka pulang ke Jakarta.

“Namun hari Selasanya terjadi OTT. Dari salah satu penyadapan yang terungkap dipersidangan setelah kami pulang, terungkap ada permintaan (uang) dari sejumlah anggota dewan terhadap Pemda untuk memberikan uang yang sudah dijanjikan. Walaupun Pemda sudah mengatakan bahwa dihadapan KPK akan dilanjutkan tanpa permintaan sejumlah uang sesuai ketentuan yang berlaku. Tapi jawaban dari oknum anggota dewan bahwa ‘ala KPK kan sudah pulang kok kami sudah pastikan hari Jumat mereka sudah pulang ke Jakarta,” lanjutnya.

“Jadi hari Jumat itu kami diawasi sampai ke bandara saat pulang ke Jakarta. Mereka lupa bahwa yang pulang adalah sisi pencegahan kami, padahal ada teman-teman kami yang masih stay di Jambi. Itulah kami, datang sebagai sisi pencegahan namun sewaktu-waktu kami datang sebagai sisi penindakannya,” pungkasnya.

Kunjungan KPK RI ke Buteng dihadiri tiga orang perwakilan KPK RI diantaranya Basuki Haryono, M. Muslimin Ikbal, dan Harun Hidayat.

Laporan : Irfan

Pos terkait