Buton Utara, Sultrademo.co – Polres Buton Utara menggelar Operasi Keselamatan Anoa 2026 sebagai upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif, terutama menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Februari 2026.
Dalam operasi tersebut, Polres Buton Utara menetapkan 12 sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas yang dinilai berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan.
Sasaran tersebut meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara yang tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI), melawan arus lalu lintas, serta kendaraan yang melebihi muatan.
Selain itu, polisi juga akan menindak pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi dan pengendara di bawah umur, berkendara melebihi batas kecepatan, aksi balap liar, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, serta penggunaan pelat nomor khusus palsu.
Wakil Kepala Polres Buton Utara, Kompol Dudy Iswari Rasjid, S.H., mengatakan Operasi Keselamatan Anoa 2026 bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Buton Utara.
“Melalui operasi ini diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” kata Dudy saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Anoa 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Buton Utara, Senin (2/1/2026).
Ia menambahkan, penurunan angka pelanggaran diharapkan sejalan dengan berkurangnya jumlah kecelakaan lalu lintas dan tingkat fatalitas korban kecelakaan.
Dudy juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar mengutamakan faktor keamanan, keselamatan, dan kesehatan selama pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menegaskan pentingnya menjalankan penertiban lalu lintas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku secara konsisten dan humanis.
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Anoa 2026 diikuti oleh pejabat utama Polres Buton Utara, personel Polres Buton Utara, Kodim 1429/Buton Utara, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buton Utara, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Utara.
Laporan: Risal Saputra









