Kendari, Sultrademo.co – Terkait stok vaksin yang mulai menipis di Kota Kendari, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg. Rahminingrum mengatakan bahwa posisi vaksin di Kota Kendari per tanggal 21 juli sebanyak 8.080 dosis.
“Menurut data kebutuhan vaksin ke 2 insha Allah bisa dimanfaatkan sampai tgl 26. Tapi syukur alhamdulillah ada informasi akan ada penambahan dari jakarta untuk Kota Kendari. Mudah-mudahan hari ini ada penerbangan. Jadi vaksin di kota Kendari bisa dinormalkan kembali dan bisa melayani lagi kebutuhan masyarakat terhadap vaksinasi tahap 1,” kata Rahminingrum saat memberikan keterangannya, Sabtu, (24/07).
Untuk penambahan tersebut, Kadis kesehatan belum menyebutkan jumlahnya. Namun ia memastikan jika sudah ada penambahan, pihaknya memastikan akan mensuplai ke puskesmas yang ada di Kota Kendari.
“Kalau nanti ada penambahan dengan jumlah yang signifikan tentunya kami akan mendistribusikan kembali ke seluruh puskesmas di Kota Kendari agar pelayanan vaksinasi dosis 1, 2 dan lansia berjalan normal kembali,” terangnya.
Namun, beliau memastikan jumlah tersebut belum termasuk untuk vaksinasi anak.
“Belum ada info bahwa vaksin yang datang ini dialokasikan untuk remaja. Hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari Kementrian untuk melaksanakan vaksin diusia remaja,” bebernya.
Sementara itu, terkait rencana wali kota untuk mengoptimalkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Kendari sebagai rumah sakit pengelola covid-19, Kadis Kesehatan mengatakan kebijakan yang diambil Wali Kota Kendari menjadi pilihan yang tepat.
“Nantinya jika betul-betul RSUD terisi penuh dengan pasien covid otomatis nanti pasien covid bisa dimaksimalkan ditampung di Puskesmas maupun rumah sakit swasta yang lain yang ada di Kota Kendari,” kata Rahminingrum.
Sedang untuk kebutuhan dokter spesialis ia mengatakan nantinya bisa di bicarakan. Paling tidak dokter-dokter spesialis yang ada di RS di kota Kendari bisa secara bergiliran visite ke puskesmas kalau memang itu terjadi.






