Wabup Minta PPK Muna Jadi Pemberi Solusi dalam Atensi Politik yang Tinggi

Ketgam: Pelantikan dan Pengambilan sumpah PPK oleh ketua KPU Muna, Kubais. (Foto: Pitra/sultrademo)

Raha, Sultrademo.co –Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muna, Drs.H. Bachrun Labuta, M.Si meminta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Muna dapat memberi solusi dalam mensukseskan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan pada acara Pelantikan PPK Kabupaten Muna di aula hotel ness in di Kota Raha, Rabu, 4 Januari 2023.

“Siapapun harus menjadi pemberi solusi, bukan pembawa masalah. Mengingat KPU lembaga yang mengatur suksesnya pemilu. Sehingga kami berharap, pemilu Kabupaten Muna 2024, berjalan damai dan sukses sesuai harapan bersama,” kata Wakil Bupati.

Bacaan Lainnya
 

Dia mengatakan, tingginya atensi politik di Muna begitu luar biasa. Olehnya itu, dia berharap agar anggota PPK dapat bersikap lebih bijaksana. “Semat politik di Muna luar biasa, tetapi perlu saya sampaikan bahwa apapun yang terjadi kedepannya merupakan pilihan yg telah kita tentukan sebelumnya. Daerah ini bisa maju secara sosial dan ekonomi tergantung kerjasama kita semua,” ujarnya.

Bachrun Labuta juga menghimbau, agar seluruh anggota PPK dapat menjunjung tinggi pakta integritas, bukan sekedar diucapkan. “Yang terpenting adalah implementasi dilapangan. Marilah kita memberi manfaat kepada orang lain sejak dini,” jelasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna, Kubais mengatakan, sebanyak 110 anggota PPK yang telah dilantik tersebut untuk membantu tugas KPU Muna yang ada di 22 kecamatan dalam menyukseskan proses pemilihan umum (Pemilu) 2024.

“Jadi, sebelah poin pakta integritas yang telah diucapkan adalah kompas bagi anggota PPK dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu kedepan. Saya juga menghimbau agar seluruh anggota PPK dapat bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas serta bersikap jujur dan adil,” tegas Kubais.

Sesungguhnya, lanjut Kubais, tugas yang diemban oleh anggota PPK tidak sulit bila para anggota PPK tetap menjaga garis koordinasi. Menurutnya, penting bagi anggota PPK mengetahui jalur koordinasi, terlebih lagi berkoordinasi dengan koordinator wilayah (Korwil) setiap kecamatan agar setiap persoalan dapat dituntaskan dengan mudah.

“Setiap persoalan harus melalui korwil untuk dilanjutkan ke setiap divisi hal yang harus diselesaikan. Saya juga berharap, agar seluruh anggota terus bekerja tim dan tidak menciptakan konflik atau kegaduhan terlebih terkait persoalan pemilihan ketua PPK,” tandasnya.

Penulis: Pitra

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait