Konawe, Sultrademo.co – Kabupaten Konawe mengalami inflasi pada Januari 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) naik sebesar 3,89 persen secara year-on-year (y-on-y).
Data tersebut dirilis dalam pertemuan di Ruang Rapat BPS Kabupaten Konawe, Senin (2/2/2026), yang dihadiri Asisten III Setda, Kabag Ekonomi, dan sejumlah perangkat daerah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Kabupaten Konawe, Fatchur Rochman, menjelaskan inflasi terjadi akibat kenaikan harga di hampir semua kelompok pengeluaran.
“Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 16,66 persen, diikuti kelompok Kesehatan sebesar 16,58 persen,” ujar Fatchur dalam rilisnya, Selasa (3/2/2026).
Rincian Kenaikan Harga per Kelompok (y-on-y) yakni Perumahan, air, listrik, & bahan bakar: +16,66%, Kesehatan: +16,58%, Makanan, minuman, & tembakau: +3,32%, Perawatan pribadi & jasa lainnya: +4,50%, Pendidikan: +1,42%, Penyediaan makanan/minuman/restoran: +1,29%, Perlengkapan & pemeliharaan rumah tangga: +0,67%, Transportasi: +0,61%, Pakaian & alas kaki: +0,14%.
Sementara itu, satu kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks, yaitu Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan yang turun 0,14 persen. Kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya stagnan tanpa perubahan.
Fatchur berharap rilis IHK bulanan ini tidak sekadar jadi laporan statistik, tetapi menjadi bahan rujukan penting bagi Pemerintah Daerah.
“Data ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara tepat oleh pemangku kepentingan, khususnya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” pungkasnya.









