Ketua DPRD Sultra Kampanyekan Istri Saat Reses, Berikut Hasil Penelusuran Bawaslu Kota Kendari

Ketua Bawaslu Kota Kendari Sahinuddin

Kendari, sultrademo.co – Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin mengungkapkan hasil penelusuran yang dilakukannya atas informasi dugaan Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Abdul Rahman Saleh mengkampanyekan istrinya saat sedang melakukan reses.

Dalam ketentuan Pasal 282 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan bahwa “Pejabat negara, pejabat struktural, dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri, serta kepala desa dilarang membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu selama masa Kampanye”.

Bacaan Lainnya
 

“Sehingga beradasarkan hasil penelusuran serta bukti-bukti yang diperoleh, Bawaslu Kota Kendari menyimpulkan bahwa memang terdapat perbuatan materiil yang mengandung unsur ajakan, namun mengingat tahapan kampanye belum dimulai maka terdapat kekosongan hukum atau ketiadaan norma,” kata Sahinuddin dalam keterangannya, Jumat (20/10/2023).

Maka dengan ini pihaknya memutuskan informasi awal dugaan pelanggaran tersebut tidak dilanjutkan ke tahap penanganan pelanggaran atau dihentikan.

“Meski demikian kami mengimbau kepada pejabat negara, pejabat struktural, dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri, serta kepala desa untuk tidak membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye demi tertibnya pelaksanaan Pemilu Tahun 2024,” ucap Sahinuddin.

Untuk diketahui sebelumnya media online matalokal.com memberitakan Ketua DPRD Sultra, Abdul Rahman Saleh mengkampanyekan istrinya saat melakukan kegiatan reses pada Minggu tanggal 01 Oktober 2023 sekitar Pukul 16.30 Wita bertempat di Lorong Sakura RT 01/RW 01 Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga Kota Kendari.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait