Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Muhammad Yusup, kembali menunjukkan komitmen tinggi dalam upaya pencegahan korupsi dan peningkatan layanan publik.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Anti Korupsi yang digelar bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (6/6/2024), Kota Kendari berhasil meraih penghargaan atas capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2023 yang mencapai skor 92,19, tertinggi di Provinsi Sulawesi Tenggara dan diakui secara nasional.

Dalam acara yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota Kendari ini, Satgas IV.2- PIC Korsup Wilayah Sulawesi Tenggara, Ramdhani, memberikan apresiasi khusus kepada Kota Kendari atas prestasi ini.
“Untuk Kota Kendari saya apresiasi berbeda dengan kabupaten kota lainnya,” ujarnya, menegaskan bahwa Kendari telah menjadi contoh dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat provinsi maupun nasional.
Pj Wali Kota Muhammad Yusup, yang hadir dalam rakor tersebut, menyampaikan pencapaian ini adalah hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pemkot Kendari.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan. Skor MCP yang tinggi ini menunjukkan bahwa upaya kami diakui dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain fokus pada pencegahan korupsi, Pemkot Kendari juga berkomitmen dalam perbaikan layanan publik. Dalam rakor ini, dibahas berbagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk rencana KPK untuk melaksanakan survei di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari.
“Perbaikan layanan publik adalah prioritas kami. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan yang terbaik, cepat, dan transparan,” tambah Yusup.
Mengenai penilaian MCP tahun 2024, Pj Wali Kota Muhammad Yusup menjelaskan bahwa Pemkot Kendari akan fokus pada pemantauan pelaksanaan anggaran hibah, bansos, dan pokok pikiran (pokir), pengadaan barang dan jasa, serta optimalisasi pajak.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar setiap program berjalan sesuai dengan prinsip good governance,” tegasnya.
Rakor ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ridwansyah Taridala, Inspektur Kota Kendari Sri Yusnita, serta para kepala OPD dan kepala bagian Setda Kota Kendari. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai elemen pemerintahan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi, di bawah kepemimpinan Pj Wali Kota Muhammad Yusup, Kota Kendari siap menjadi contoh bagi daerah lain dalam pencegahan korupsi dan peningkatan layanan publik.
“Ini adalah langkah awal dari banyak langkah yang akan kami tempuh untuk mewujudkan Kendari yang lebih baik,” tutup Yusup dengan optimisme.








