Protes Penembakan Warga Laonti, Ketua Menwa UHO Dipukuli Oknum Polisi

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews) – Aksi demonstrasi memprotes kasus penembakan warga Laonti, Konawe Selatan di depan Mapolda Sultra pada Senin (22/1) berlangsung ricuh. 

Aksi demonstrasi yang diinisiasi oleh Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Halu Oleo ini awalnya berjalan kondusif. Mahasiswa  memprotes keras kasus penembakan warga Tuetue, Konawe selatan oleh oknum polisi yang terjadi pada 14 Januari lalu. Massa menuntut Kapolda Sultra dan Kapolres Konawe Selatan segera mundur dari jabatannya karena lalai sehingga menyebabkan terjadinya kasus penembakan tersebut.

Bacaan Lainnya

Aksi demonstraksi tersebut kemudian mulai ricuh ketika salah seorang mahasiswa MIPA UHO, Jems Wahyudi yang juga menjabat sebagai Ketua Menwa UHO di pukuli oleh oknum aparat kepolisian. Bahkan saat kejadian, sound sistem demonstrasi juga ikut dirusak oknum anggota kepolisian.

Akibat pemukulan ini, dahi dan hidung korban mengeluarkan darah. Korban Jems Wahyudi mengatakan sudah bisa memastikan siapa yang memukul. 

“Tadi saya hanya sekedar lewat saja ternyata saya langsung di tarik kebelakang dan saya langsung dipukul disitu, dirangkul di peluk dua orang lalu di pukul di depan, saya sudah berdarah baru mereka langsung lepaskan saya,”jelasnya. 

Reporter : Aryani Fitriana

Pos terkait