Andowia, sultrademo.co – Pengukuhan tim pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Raup-Iskandar dengan tageline NKRI (Nurani Kami Raup-Iskandar) desa Mataiwoi kecamatan Andowia. Sabtu (19/9/29)

Dalam pidatonya Raup menyampaikan tanpa dikukuhkanpun masyarakat Andowia sudah menunjukan ke publik dari Tondowatu sampai Tetewatu bahwa Masyarakat Andowia adalah Masyarakat yang solid terhadap pasangan NKRI.

Ia juga menyampaikan, jika dalam pertarungan ini Ia tidak ambisi, pasalnya sudah mempunyai mesin politik yang bisa mengantarnya menjadi Bupati dan Wakil Bupati dan mengklaim survei saat ini NKRI lah di atas delapan puluh persen.

“Kami tidak ambisi karna kami punya mesin politik tersendiri sedangkan yang ambisi tidak punya kendaraan politik,” kata mantan Ketua DPRD Konut H.Raup.

Ditempat yang sama Calon Wakil Bupati Iskandar Mekuo menepis tudingan terkait persoalan isu yang menyudutkan salah satu suku Ia menepis bahwa Negara Republik Indonesia ini adalah milik semua suku.

“Ras dan golongan tidak ada diskriminasi yang ada persatuan antara kita,” katanya.

Baca Juga :  KPU Koltim dan Dinkes Lakukan Rapid Test bagi Relawan Demokrasi

Sembilan Desember bukan pemilihan kepala suku 2020 adalah memilihan kepala daerah Iskandar juga menyampaikan kalau pemilihan ini adalah memilih pemimpin daerah bukan memilih penguasa daerah.

Iskandar mengatakan, hanya satu kata untuk kemajuan dan kesejahteraan Konawe Utara (Konut) yaitu perubahan.

Ketua harian pemenagan NKRI, Rasmin Kamil dalam sambutanya menghimbau kepada semua Masyarakat Andowia pada khususnya untuk berbondong bondong sembilan Desember untuk datang di TPS untuk menyalurkan hak pilihnya sebagai warga negara Indonesia yang baik.

Tokoh Masyarakat yang juga sebagai Ketua PAC Partai Keadilan Sosial (PKS), Zainal Arifin menghimbau agar tidak terpancing dengan isu ras, suku atau golongan yang ada di media sosial (Facebook).

“Jangan terpancing dengan isu-isu yang dilontarkan oleh kubuh seblah,”kata Zainal Arifin.

Reporter : Mansyarudin

Komentar