Konawe, Sultrademo.co – Jalan penghubung dua kabupaten Konawe dan Kolaka timur rusak parah akibat intensitas hujan beberapa pekan ini yang begitu tinggi, kondisi tersebut sangat memprihatikan mengingat jalan tersebut satu-satu nya penghubung menuju kota Unaaha.
Hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke 79 sudah tidak lama lagi tapi alangkah mirisnya pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dan daerah tidak sekalipun pernah hadir untuk melihat kondisi jalan di atas dan mendengar keluhan masyarakat selama ini sekaligus memberikan solusi
kecamatan latoma berada di bagian barat kabupaten Konawe yang terbentuk sejak tahun 2003 lalu dengan luas wilayah 93,634 hektar, termasuk hutan negara sekira luas wilayah nya 14,05 persen dari wilayah Konawe.
Kontur wilayah dari ruas jalan Kecamatan Asinua menuju kecamatan Latoma berbukit Dengan jumlah penduduk sekira 3181 , ibu kota kecamatan ini berada di kelurahan Waworaha berjarak 82 KM dari kecamatan Unaaha.
Salah satu warga kecamatan Latoma sekaligus mantan ketua HMI cabang Konawe, Irfan mengungkapkan kondisi jalan khususnya di kecamatan Latoma sangat rusak parah dan tidak layak untuk dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua karena kondisi jalan yang rusak berlumpur, licin dan kubangan dimana mana.
“Kami meminta pemerintah provinsi maupun daerah untuk sekiranya hadir memberikan solusi bagi warga di atas khususnya di kecamatan latoma , mengingat jalan tersebut satu-satu nya penghubung menuju kota unaaha yang dimana semua kebutuhan masyarakat berpusat di kota Unaaha,”tegasnya.
“Kini usia kecamatan Latoma sudah memasuki usia yang ke 21 tahun,namun perhatian pemerintah tidak pernah hadir disana untuk turun memberikan solusi terbaik supaya warga di atas tidak seterusnya bergelut dengan jalan yang rusak parah lumpur dimana mana dan kubangan yang sangat dalam di kala musim penghujan dan bermandikan debu saat musim kemarau dua sisi ini selalu jadi sahabat kami sehari jika melalui jalan ini,”ungkapnya.
Ditempat yang sama, saat awak media Sultrademo mewawancarai warga salah satu desa Latoma Jaya bernama Rusman (55) mengungkapkan kondisi saat ini di jalan latoma Sudah tidak layak di lalui, ia sebagai masyarakat yang hampir tiap saat melalui jalan itu sangat kesulitan untuk mencapai ibukota dan sering kali terjatuh di perjalanan saat membawa kendaraan roda dua jalannya sangat licin berlumpur dan kubangan dimana-mana.
“Kondisi ini kami alami sudah bertahun-tahun lamanya bukan saja hari ini di saat musim penghujan ,sebelum nya jalan ini bisa kami tempuh dari kota unaaha menuju kecamatan latoma
sekira kurang lebih 3 jam kalau di musim kemarau tapi di saat penghujang seperti saat ini bisa kami lalui sampai 5 jam itu tergantung dari kendaraan yang kami bawa itupun dengan perjuangan yang begitu berat,”katanya.
“Kadang kala kami biasa jalan kaki saja turun dari motor jika berboncengan, apa lagi kalau membawa bahan-bahan kebutuhan pokok dari Unaaha itu lebih berat lagi situasinya mengingat kondisi jalan yang rusak parah ada juga yang sering bermalam dijalan jika kendaraan yang di bawah kendaraan roda empat jika kandas dalam perjalanan atau mengalami kerusakan mesin dan lainya, ini bukan pertama kali seperti ini sudah sering kali kejadian, kami berharap semoga dengan adanya pemberitaan ini pemerintah bisa terketuk hatinya untuk segera turun langsung melihat kondisi jalan di kecamatan latoma dan memberikan solusi yang terbaik untuk semua warga kecamatan latoma,”jelas Rustam. (*)
 






