Konawe Selatan, Sultrademo.co – Desa Pewutaa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan pada ajang bergengsi Paritrana Award tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2025.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio mewakili Pemprov Sultra dalam acara resmi yang digelar di Kendari, Senin (7/7/2025).
Kepala Desa Pewutaa, Basri S.Hut, menjelaskan bahwa Paritrana Award merupakan program penghargaan nasional yang digagas oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Tujuannya adalah memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, serta desa dan kelurahan yang menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Alhamdulillah, Desa Pewutaa mendapatkan penghargaan terbaik kedua dalam kategori pemerintah desa terbaik se-Sulawesi Tenggara. Ini adalah bentuk pengakuan atas upaya kami melindungi para petani, nelayan, dan pekerja informal lainnya melalui jaminan sosial,” ujar Basri.
Desa Pewutaa menjadi satu dari 1.908 desa dan kelurahan di Sultra yang dinilai paling aktif melindungi masyarakat rentan dan tenaga kerja dengan skema perlindungan formal. Tercatat sebanyak 137 warga desa dan 45 aparat desa – termasuk anggota BPD, RT, LPM, dan kader PKK – telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Basri, capaian ini tidak hanya menjadi bukti nyata atas keberhasilan program pemerintah pusat yang diimplementasikan secara optimal di tingkat desa, tetapi juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas level pemerintahan bisa berdampak besar bagi perlindungan sosial masyarakat.
“Langkah ini sangat membantu masyarakat. Tidak semua desa mengambil inisiatif seperti ini, dan kami bersyukur bisa jadi pelopor,” tambahnya.
Basri menegaskan, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan pemicu semangat untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Sebagai Kepala Desa, saya mengucapkan terima kasih kepada Kemenko PMK, Pemerintah Provinsi Sultra, dan Pemkab Konawe Selatan atas dukungan dan ruang yang diberikan kepada kami untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial,” kata Basri.
Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berbenah, melahirkan program-program inovatif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Semoga penghargaan ini jadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Kami akan terus bergerak maju demi kesejahteraan masyarakat Pewutaa,” tutupnya.
Laporan: Jumardin














